Basarnas: Seluruh Jenazah Korban Insiden Pesawat ATR 42-500 di Kawasan Gunung Balasaraung Berhasil Ditemukan

Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan
Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan
0 Komentar

TIM SAR gabungan mengumumkan telah berhasil menemukan seluruh jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) di hari ketujuh pencarian. Saat ini, posisi dua jasad korban masih berada di lereng gunung.

Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan, pagi ini pukul 8.55 Wita tim SAR menemukan korban ke-9 dan pada pukul 9.16 Wita, Tim SAR kembali menemukan korban ke-10 penumpang ATR 42-500.

“Alhamdulillah pukul 9.16 Wita, paket 10 sudah ditemukan, saat ini masih proses evakuasi,” ungkap Sultan sambil berlinang air mata, didampingi sejumlah anggota TNI dan Polri di Posko AJU Tompobulu, kaki Gunung Bulusaraung, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Dari 10 korban, dua jenazah sudah dijemput keluarganya dan terdidentifikasi yakni Florencia (pramugari) dan Deden Maulana (pegawai Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan). Sedangkan satu body part dan 1 jenazah yang tiba Kamis malam kemarin (22/1), masih dalam proses identifikasi tim forensik.

Di sisi lain, dua paket jenazah lainnya masih berada di Posko Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin dan akan diantar ambulans menuju Posko DVI Polda Sulsel. Sedangkan 5 paket kantong jenazah lainnya masih dalam proses evakuasi dari lereng gunung. Proses evakuasi akan menggunakan helikopter Dauphin dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin.

“Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, pagi tadi. Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket yang masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan,” tambah Sultan.

Sultan menjelaskan bahwa semalam telah ada penambahan personel dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu yang akan melakukan proses evakuasi terhadap korban pesawat ATR 42-500.

Sementara itu, menurut Dirops Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan identitas seluruh korban yang ditemukan akan diumumkan oleh pihak Tim DVI Dokkes Polda Sulsel, setelah proses identifikasi tuntas.

“Nanti pihak Dokkes Polda yang mengumumkan, kami hanya menyerahkan, kalau kemarin 1 body part, nanti paket lainnya insyaallah utuh,” pungkas Yudhi yang ditemui di Posko DVI usai serah terima jenazah korban ke-empat ke Tim DVI.

0 Komentar