PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, mengusulkan pembentukan badan baru bernama Board of Peace (Dewan Perdamaian). Beberapa negara telah menyatakan menerima ajakan Trump menjadi anggota, termasuk Indonesia.
Apa tugas dan fungsi utama Board of Peace?
Inisiatif pembentukan Board of Peace ini telah dilontarkan Trump sejak September 2025 lalu. Badan ini bertujuan untuk mendorong penyelesaian konflik global dan mempromosikan perdamaian dunia.
Awalnya, Trump mengumumkan rencana pembentukan Board of Peace sebagai upayanya mengakhiri konflik di Gaza, namun cakupan tugas dewan ini diperluas agar tidak hanya fokus pada Gaza, tetapi juga menangani konflik di berbagai wilayah dunia.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Dalam rancangan piagamnya, Trump akan menjabat sebagai ketua pertama, dan dewan ini akan bertugas memfasilitasi dialog serta penyelesaian konflik antarnegara.
Dilansir dari Reuters, keanggotaan Board of Peace direncanakan hanya selama tiga tahun. Namun, bagi negara anggota yang ingin memperoleh keanggotaan permanen, syaratnya adalah dengan memberikan kontribusi dana sebesar 1 miliar dolar AS (sekitar Rp16,9 triliun) untuk mendukung operasional dewan.
Tugas dan Fungsi Board Peace Trump
Dewan Perdamaian pertama kali diusulkan pada September di sela-sela sesi Majelis Umum PBB. Dewan tersebut awalnya dirancang sebagai mekanisme untuk mendukung administrasi, rekonstruksi, dan pemulihan ekonomi Jalur Gaza.
Gedung Putih secara resmi mengumumkan pembentukan BoP minggu lalu. Piagam organisasi setebal 11 halaman, terdiri dari delapan bab dan 13 pasal.
Tugas Board of Peace
Piagam tersebut mengusulkan mandat luas untuk organisasi internasional baru yang “berupaya untuk mempromosikan stabilitas, memulihkan pemerintahan yang dapat diandalkan dan sah, dan mengamankan perdamaian abadi di daerah yang terkena dampak atau terancam oleh konflik”.
Struktur tata kelola memiliki tiga lapisan: BoP, dewan eksekutif, dan ketua dengan wewenang yang luas.
1. Tugas Dewan Pendiri
Menurut Gedung Putih, dewan eksekutif pendiri berada di puncak. Dewan Perdamaian memberikan suara pada anggaran, kebijakan, dan penunjukan senior, sementara dewan eksekutif, yang terdiri dari tujuh anggota, bertanggung jawab untuk melaksanakan misi tersebut.
Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana
Anggota dewan eksekutif termasuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dan menantu Trump, Jared Kushner.
