Hari ke-5 Operasi SAR Insiden Pesawat ATR 42-500, Korban Ketiga Ditemukan di Jurang Pegunungan Bulusaraung

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii
0 Komentar

MEMASUKI hari kelima operasi pencarian, Tim SAR berhasil menemukan korban ketiga jatuhnya pesawat ATR 42-500. Jenazah ditemukan di sebuah jurang di Pegunungan Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, dan sedang dalam proses evakuasi.

“Operasi pencarian korban terus kita laksanakan. Dua korban sudah berhasil kita evakuasi. Satu dari DVI (Disaster Victim Identification) sudah diserahterimakan ke keluarga, kemudian satu korban masih proses identifikasi. Sementara satu korban yang sudah ditemukan juga dalam proses evakuasi,” jelas Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii, Rabu (21/1).

Korban ketiga, ditemukan pada pukul 12.30 Wita, disebutkan masih berupa bagian tubuh (bodi part). “Lebih condong informasi yang saya dapat, lebih condong itu berupa bodi part,” ujar Syafii saat dikonfirmasi mengenai jenis kelamin korban.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Semua operasi pencarian dan evakuasi saat ini berkonsentrasi di area dengan kontur geografis yang sangat menantang. “Semua, hampir pelaksanaan operasi ini ada di tebing dan jurang,” papar Syafii.

Proses evakuasi korban ketiga yang berupa bagian tubuh ini masih berlangsung dengan usaha keras. Syafii berharap, tim dapat memindahkan jenazah ke titik yang lebih mudah diakses, yaitu titik yang sama digunakan untuk evakuasi korban pagi tadi (laki-laki).

Evakuasi direncanakan dilakukan melalui udara untuk mempercepat proses. “Pasti secara prioritas kita sudah memastikan bahwa pesawat-pesawat yang kita stand-bykan untuk bisa evakuasi, baik itu terhadap korban dan juga bagian pesawat yang memungkinkan kita bawa pakai pesawat,” tegas Syafii.

Ia menyebutkan, bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan pada hari ketujuh operasi. Sementara itu, untuk mempercepat penemuan, tim telah memusatkan upaya pencarian pada dua sektor yang dianggap paling memungkinkan.

“Kita sudah memfokuskan kepada dua sektor dari 4 sektor, sektor 1 dan sektor 4, karena dimungkinkan di situ lebih banyak kemungkinan (keberadaan korban),” jelasnya.

Tim SAR terus berjibaku dengan waktu dan kondisi alam. Upaya tim untuk segera menemukan dan mengevakuasi korban-korban lain yang masih hilang, terus dilakukan

“Mudah-mudahan cuaca memungkinkan dan kita bisa melaksanakan evakuasi dengan cepat. Dan mohon doanya untuk korban-korban yang lain mudah-mudahan bisa segera diturunkan,” harap Syafii.

0 Komentar