MEDIA asing menyoroti pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar yang hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).
Media penyiaran asal Australia, 9News, menyoroti pesawat ATR 42-500 hilang di daerah pegunungan di Sulawesi saat membawa 11 orang.
Dalam artikel berjudul ‘Fears grow as Indonesian plane with 11 people onboard vanishes in mountainous region’, 9News menuturkan sebuah pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta ke ibu kota Sulawesi Selatan ketika menghilang dari radar.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
“Harapan untuk menemukan puing-puing pesawat meningkat setelah para pendaki di Gunung Bulusaraung melaporkan menemukan puing-puing yang berserakan, logo yang sesuai dengan tanda IATA, dan api kecil yang masih menyala di lokasi kejadian,” tulis laporan 9News tersebut.
9News juga mengutip keterangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyebut pesawat hilang tak lama setelah Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan pada awak pesawat untuk memperbaiki jalur pendekatannya sesuai dengan prosedur.
Media asal Singapura, AsiaOne, juga menyoroti hilangnya pesawat ATR 42-500 di Maros. Dalam artikel bertajuk ‘Indonesia searching for missing surveillance plane with 11 onboard’, AsiaOne menuturkan tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap pesawat yang hilang bersama 11 orang di dalamnya.
“Pesawat tersebut sedang menuju Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan, setelah berangkat dari provinsi Yogyakarta sebelum kontak terputus,” demikian laporan AsiaOne.
AsiaOne menambahkan bahwa 400 personel, termasuk tentara dan polisi, dikerahkan untuk mencari pesawat. Namun, upaya pencarian terhambat oleh cuaca buruk.
Media asal Amerika Serikat (AS), People, juga menyoroti insiden tersebut dalam artikel bertajuk ‘Plane Carrying 11 People Vanished from Radar During 2-Hour Flight. Search for Wreckage and Survivors Continues’.
People melaporkan pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport menghilang dari radar selama penerbangan yang seharusnya berlangsung selama dua jam dari Yogyakarta ke Makassar.
Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana
“Para pendaki di Gunung Bulusaraung di Sulawesi Selatan melaporkan melihat puing-puing berserakan, termasuk logo yang tampak sesuai dengan Indonesia Air, dan kebakaran kecil yang terjadi di area tersebut,” media People ikut memberitakan.
