Spesifikasi Pesawat Jenis ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

Pesawat ATR 400 dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros
Pesawat ATR 400 dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros
0 Komentar

SEBUAH pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pesawat tersebut tercatat tengah membawa 11 orang yang terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.

Melansir situs resmi Indonesia Air, Sabtu (17/1/2026), pesawat ATR 42-500 tersebut dapat terbang dengan kecepatan 556 km/hr di atas ketinggian maksimum 7.620 m. Unit angkutan udara itu memiliki kemampuan tempuh hingga jarak 2,037 km dan total kapasitas penumpang di luar crew sebanyak 46 seats.

Lebih lanjut dijelaskan ATR 42-500 milik perusahaan dilengkapi dengan interior kelas atas dengan bahan yang dipilih dengan cermat. Bersamaan dengan fitur-fitur mewahnya, kabin pesawat ini menawarkan kemewahan untuk perjalanan bisnis atau liburan yang efisien dan nyaman bagi para penumpang.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

“Dirancang untuk memberikan penerbangan yang nyaman, seri ATR 42-500 kami dapat menjadi ruang kantor dan konferensi anda di udara,” tulis perusahaan dalam situs resminya.

Perusahaan menambahkan, jika seri ATR 42 yang digunakan merupakan versi produksi terkini. Di mana desain pesawat benar-benar baru dengan banyak peningkatan baru untuk performa dan kenyamanan penumpang.

” Pesawat ini memiliki mesin baru, baling-baling baru, kabin yang dirancang baru, dan peningkatan kapasitas bobot. Seri ATR 42 kami terdaftar dalam Program Part by Hour dari Sabena,” terang Indonesia Air Transport.

0 Komentar