Natal Bareng Persekutuan Doa Oikumene Pengilon Bukti Salatiga Kota Toleran

Ibadah Natal ini juga dihadiri oleh Camat Sidomukti Agus Wibowo, S.H., M.H., Lurah Mangunsari Berlian Agustina
Ibadah Natal ini juga dihadiri oleh Camat Sidomukti Agus Wibowo, S.H., M.H., Lurah Mangunsari Berlian Agustina Mahardhika, S.STP., M.M., serta Mantan Anggota DPRD Kota Salatiga periode 2019-2024 Dwi Indah Widowati, S.Pd., M.Si.
0 Komentar

PERSEKUTUAN Doa Oikumene (PDO) RW 13 mengadakan natal bersama yang di selenggarakan di Joglo Pengilon. Natal ini dilaksanakan sekaligus untuk mempererat persaudaraan antar umat Kristiani sekaligus mewujudnyatakan bahwa Salatiga merupakan kota tertoleran nomor satu di Indonesia.

Bukti nyata keberhasilan pemerintah Kota Salatiga dan seluruh warga Salatiga dalam menjadikan Salatiga ini menjadi kota paling toleransi. Ibadah Natal ini juga dihadiri oleh Camat Sidomukti Agus Wibowo, Lurah Mangunsari Berlian Agustina Mahardhika dan mantan Anggota DPRD Kota Salatiga periode 2019-2024 Dwi Indah Widowati.

“Tentunya kesempatan ini saya berbahagia sekali, di lingkungan Pengilon khususnya di Mangunsari sudah sangat baik toleransinya, sangat baik karena menjaga kota Salatiga sebagai kota tertoleran, kontribusi masyarakat di sini juga sangat luar biasa. Saya berharap tetap dijaga, dirawat baik-baik karena mengingat kita itu menjadi rujukan daerah-daerah lain untuk belajar di Kota Salatiga,” ujar Camat Sidomukti Agus Wibowo, Jumat (16/1).

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Menurutnya, lingkungan Pengilon di Kelurahan Mangunsari, masyarakat berkontribusi sangat luar biasa terhadap kota Salatiga dan harus dijaga, sehingga bisa menjadi rujukan daerah-daerah lain untuk belajar di Kota Salatiga.

Senada, Lurah Mangunsari Berlian Agustina Mahardika mengapresiasi khususnya warga RW 13 Pengilon karena bisa andil dalam menjaga predikat kota tertoleran dengan diadakannya kegiatan natal bersama RW 13 yang diselenggarakan oleh Persekutuan Doa Oikumene (PDO).

“Warga RW 13 Pengilon ini saling gotong royong dalam mempertahankan predikat toleransi melalui kegiatan natal Bersama. Saya berharap Kota Salatiga ini khususnya Kelurahan Mangunsari tetap menjaga antar umat beragama. Saya turut mengapresiasi warga RW 13 Pengilon ini karena turut andil dalam menjaga predikat kota toleran ini dengan mengadakan acara Oikumene ini yang mengumpulkan jemaat dari berbagai gereja,” ungkapnya.

Unsur dari pemerintahan kota Salatiga, imbuh Berlian, turut diundang yaitu Kelurahan Mangunsari ikut bersama-sama bersuka cita di dalam acara ini. “Saya melihat di warga RW 13 Pengilon ini sangat mendukung menunjang dalam segi gotong royongnya. Serta di tingkat pendidikannya, tingkat kesehatan yang secara rutin tiap bulannya warga RW 13 ini kan sudah mengadakan posyandu, jadi dari akses kesehatannya peningkatan kualitas derajatnya baik di sini, sehingga kualitas hidup masyarakatnya juga baik,” jelasnya.

0 Komentar