Dukung Kota Toleransi, PAPPRI Kota Salatiga Bangun Penguatan Ekosistem Toleransi Berkelanjutan

Ketua DPC PAPPRI Kota Salatiga, Drs. Valentino T. Haribowo, M.M.
Ketua DPC PAPPRI Kota Salatiga, Drs. Valentino T. Haribowo, M.M.
0 Komentar

Ia menjelaskan arti harafiah “beda” itu dengan “BEDA” akronim dari visi misi kepala daerah terpilih, “BEDA” kan singkatan dari (Bergerak, Enerjik, Dinamis, Akomodatif). Multievent itu harapannya bisa menjadi rutin tiap tahun, khusus tahun kali pertama, konsepnya adalah One Stop Show. Ada berbagai acara untuk memanfaatkan momentum peringatan Imlek dan Cap Go Meh.

“Kita selenggarakan tanggal 13, 14, 15 itu Jumat, Sabtu, Minggu. Kalau Imleknya sendiri kan 17 ya selasanya, kebetulan kan Shio Imlek ini kan kuda api ya, kuda api itu kan filosofinya kan kreativitas, kolaborasi, dan dinamis,” kata Valentino.

Ia menambahkan tempat penyelenggaraannya adalah di kompleks halaman rumah rakyat DPRD Kota Salatiga. “Kami akan menyelenggarakan bazar targetnya 60 (enap puluh) Tenan booth tenda. Kemudian kalau kita mengajak saudara-saudara kita UMKM untuk ikut promosi produknya ikut bazar gitu ya, pasti kan seperti ini gitu ya seperti mengukur rame enggak karena kebetulan tempatnya strategis. Kalau rame ininya apa pendukungnya agar kami bisa laris gitu ya? Kalau rame kan pasti laris Pendukungnya konsep One Stop Show itu,” papar Valentino.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

“Kami melakukan berbagai macam acara, antara lain Fashion Showo, Mandarin Song Festival baik untuk kategori umum dan pelajar. Lalu, Line Dance yang sekarang sudah menjadi CabOr (Cabang Olahraga) di PON untuk kategori umum dan pelajar. Semua bernuansakan Mandarin, di luar itu ada lomba menggambar, mewarnai, lomba membuat lampion. Kemudian produk lampion itu nanti akan kita show off pajang di seputaran venue tempat event digelar. Ada panggung, kemudian ada kegiatan Bakti Sosial antara lain: donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, potong rambut gratis baru diupayakan nanti ada sembako murah atau sembako bersubsidi.

Valentino menekankan kegiatan ini kolaboratif antara Pemerintah Kota, Pemerintahan DPRD Kota Salatiga, DPC PAPPRI sendiri (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta lagu Pemusik Indonesia) Kota Salatiga, PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia).

“Walaupun kami tidak didukung budget karena kan zero budget. Semoga supporting kolaborasi secara Hexahelix ya Pemerintah baik pemerintah kota maupun DPRD, kemudian ada organisasi komunitas PAPPRI, SMTI, Media, Pelaku dunia usaha nanti bisa mewujudkan event ini sebagai pijakan anak tangga untuk menuju event yang lebih besar. Tahun depan itu rencana mau diselenggarakan lomba barongsai seluruh Indonesia, melibatkan kabupaten kota seluruh Indonesia,” jelasnya.

0 Komentar