Direktur CIA John Ratcliffe dilaporkan bertemu dengan Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez di Caracas pada Kamis (15/1/2026) waktu setempat, menurut laporan New York Times yang dikutip Reuters.
Pertemuan ini, yang belum bisa segera diverifikasi secara independen oleh Reuters, dilaksanakan atas arahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Tujuan pertemuan adalah menyampaikan pesan bahwa AS berharap hubungan kerja sama yang lebih baik dengan Venezuela, demikian menurut sumber yang dikutip oleh New York Times.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Dalam pertemuan itu, mereka membahas sejumlah isu penting termasuk kerja sama intelijen, stabilitas ekonomi Venezuela, serta upaya untuk memastikan bahwa Venezuela tidak lagi menjadi “lahan aman” bagi musuh-musuh Amerika Serikat, termasuk jaringan narkotik internasional.
Rodríguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden Venezuela, sebelumnya terlibat dalam negosiasi dengan utusan khusus AS Richard Grenell dan pejabat lainnya.
Negosiasi itu berlangsung sebelum eks presiden Venezuela, Nicolás Maduro, digulingkan dan kemudian ditahan oleh AS pada awal Januari 2026.
Sebelumnya, Rodríguez kerap mengkritik pemerintahan Trump, termasuk menuduh pihak AS “menculik” Maduro dan menolak tindakan tersebut.
Meski demikian, Washington kini melihat Rodríguez sebagai pemimpin sementara yang bertindak untuk menjaga stabilitas di Venezuela, meskipun dinamika politik dalam negeri negara itu tetap kompleks.
Pernyataan resmi dari Gedung Putih maupun pemerintah AS mengenai pertemuan ini belum tersedia hingga berita ini disusun.
