Washington Klasifikasikan Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikhwanul Muslimin
Ikhwanul Muslimin
0 Komentar

IKHWANUL Muslimin menyatakan penolakan tegasnya terhadap keputusan Washington yang mengklasifikasikan mereka sebagai organisasi teroris.

Organisasi ini menekankan mereka menolak kekerasan dan tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat, sementara ibu kota negara-negara Arab mengomentari keputusan Amerika tersebut.

Ikhwanul Muslimin di Mesir, melalui organisasi mereka di luar negeri, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa klasifikasi AS tidak didasarkan pada bukti hukum yang dapat diandalkan, dan berjanji akan mengambil semua tindakan hukum untuk menghentikan pelaksanaan keputusan ini demi melindungi hak mereka dan hak semua anggotanya.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Anadolu Agency mengutip sumber di kelompok tersebut yang mengatakan, Pimpinan Pusat Ikhwanul Muslimin sedang mempelajari situasi dan akan mengeluarkan pernyataan komprehensif, dengan penegasan prinsipil guna menolak keputusan Washington.

Sementara itu, kelompok Islam di Lebanon, yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (13/1/2025) malam sebagai tanggapan atas klasifikasi AS.

“Keputusan politik dan administratif AS ini tidak didasarkan pada putusan pengadilan Lebanon atau internasional, dan tidak memiliki dampak hukum di Lebanon,” kata dia, dikutip Aljazeera, Rabu (14/1/2026).

Kelompok tersebut menegaskan bahwa konstitusi dan undang-undang Lebanon tetap menjadi satu-satunya acuan yang mengatur organisasi dan lembaga di negara tersebut.

Mereka juga menegaskan kelompok Islam di Lebanon adalah komponen politik dan sosial Lebanon yang berlisensi, bekerja secara terbuka dan di bawah naungan hukum, dan memiliki sejarah yang dikenal dalam bidang politik, perwakilan, dan sosial, dan tidak ada keputusan hukum Lebanon yang menghukum atau mengkriminalisasi mereka. “Kami menolak terorisme dan kekerasan dalam segala bentuknya.”

Mesir: Langkah penting

Tak lama setelah pengumuman klasifikasi AS, Kementerian Luar Negeri Mesir mengeluarkan pernyataan yang menyambut baik langkah AS tersebut dan menganggapnya sebagai langkah penting yang sejalan dengan sikap Kairo terhadap kelompok tersebut.

Pernyataan itu menyebutkan Mesir mengklasifikasikan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris yang didasarkan pada kekerasan, ekstremisme, dan hasutan.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Kementerian Luar Negeri Mesir menghargai apa yang disebutnya sebagai upaya pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Trump dalam memerangi terorisme internasional dan menghadapi organisasi-organisasi teroris, yang sepenuhnya sejalan dengan sikap Mesir yang tegas terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin.

0 Komentar