Pesan Prabowo ke Simon Aloysius: Anda Tanggung Jawab atas Perusahaan US$100 Miliar, Godaan akan Banyak

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat acara tinjau langsung Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalimantan
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat acara tinjau langsung Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). (Dok. Kemensos RI)
0 Komentar

PRESIDEN Prabowo Subianto berpesan kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri untuk berhati-hati dan tak goyah dalam menjalankan tugasnya. Prabowo menyebut jabatan Simon sangat strategis.

Ia meminta Simon dan jajarannya untuk tidak korupsi dan tidak mencari kekayaan semata. “Anda tanggung jawab atas perusahaan US$100 miliar, godaan akan banyak, tapi Saudara harus teguh dengan semua jajarannya,” kata Prabowo dalam acara peresmian proyek kilang minyak Pertamina, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 12 Januari 2026, disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo lantas mengingatkan bahwa Simon telah diberikan kewenangan yang luas. Simon, kata Prabowo, tidak boleh sungkan memecat anak buahnya yang berkinerja buruk. “Jangan ragu-ragu, demi bangsa dan rakyat harus tega, enggak ada itu, banyak anak muda yang hebat-hebat, cari,” ujar dia.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Kepala Negara merasa telah terjadi mismanagement atau pengelolaan yang salah pada Pertamina beberapa tahun belakangan. “Terjadi permainan-permainan tidak sehat di Pertamina dan di pengaturan ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) kita,” ujar Prabowo.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, ada orang-orang pintar yang bersikap serakah. Prabowo berujar, ada pihak yang berupaya mengatur impor bahan bakar minyak dari luar negeri.

“Dengan impor dari luar dia manipulasi harga dan dia kutip, sehingga ada pihak, segelintir orang yang kaya raya di atas penderitaan rakyat,” tutur Prabowo.

Maka dari itu, kata dia, sejak mengambil alih pemerintahan dari Joko Widodo pada 20 Oktober 2024 lalu, dirinya memiliki tekad untuk membersihkan Pertamina dari orang-orang berperilaku korup.

0 Komentar