Hasil Penyelidikan Awal, Penyebab Kematian 1 Keluarga di Warakas Diduga Keracunan

Tiga anggota keluarga ditemukan tewas diduga keracunan di dalam kamar rumah kontrakan di Jalan Warakas 8, Tanj
Tiga anggota keluarga ditemukan tewas diduga keracunan di dalam kamar rumah kontrakan di Jalan Warakas 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat 2 Januari 2026
0 Komentar

POLISI masih melakukan penyelidikan terkait kematian satu keluarga yang ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10 No 108, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari hasil penyelidikan awal, penyebab kematian mereka diduga akibat keracunan.

“Tentang kasus Warakas, kami sedikit membocorkan kepada rekan-rekan bahwa dugaan peristiwa ini terindikasi adanya keracunan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan pada Senin (12/1/2025).

Dia menjelaskan bahwa indikasi keracunan tersebut muncul dari temuan di lokasi kejadian serta barang-barang yang diamankan oleh penyidik. Seluruh temuan ini saat ini sedang didalami melalui pemeriksaan laboratorium dan kedokteran forensik.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Menurutnya, tim Labfor dan dokter forensik bersama penyidik akan segera menggelar perkara untuk mencocokkan hasil uji laboratorium dengan barang bukti yang disita saat olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat ini pihak laboratorium serta kedokteran forensik yang melaksanakan autopsi bersama penyidik akan segera melakukan gelar perkara atau rekonsiliasi. Sehingga hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita pada saat peristiwa itu, akan dilakukan gelar perkara persesuaian,” tambahnya.

Hasil lengkap pemeriksaan akan disampaikan setelah proses forensik selesai dan dianalisis secara menyeluruh oleh pihak yang berkompeten.

“Nanti akan disampaikan oleh laboratorium forensik dan dokter yang melaksanakan otopsi. Karena mereka adalah orang yang berkompeten. Sehingga saat rekan-rekan menanyakan langkah-langkah dan fakta, itu akan lebih bisa disampaikan secara komprehensif,” jelasnya.

Selain menunggu hasil laboratorium, penyidik juga berencana meminta keterangan dari salah satu anggota keluarga korban yang selamat, berinisial ASJ. Saat ini, ASJ masih menjalani perawatan medis.

“Untuk Warakas saya sampaikan, saudara ASJ masih dalam proses perawatan. Jadi kita berharap yang bersangkutan juga cepat sembuh agar bisa memberikan informasi,” tutupnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa kematian para korban pertama kali diketahui ketika salah satu anak korban pulang dari kerja. Ketika membuka pintu rumah, ia melihat keluarganya tergeletak tak bergerak dalam keadaan yang sangat mengenaskan. Dalam keadaan panik, ia langsung berteriak meminta bantuan dari warga sekitar.

0 Komentar