AWAL tahun 2026, Wali Kota Salatiga mengundang seluruh Camat dan Lurah se-Kota Salatiga untuk mengikuti pembinaan dan rapat koordinasi pada Rabu (7/1).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kerja Wali Kota ini bertujuan untuk menyatukan arah gerakan pembangunan sehingga dapat dirasakan efektivitas dan dampaknya oleh masyarakat.
“Hari ini saya kumpulkan di sini agar di tahun 2026 kita dapat berkinerja dengan baik, satu tujuan untuk membangun Kota Salatiga dan menyejahterakan warganya. Kita semua sepakat untuk sinergis, kolaborasi untuk memajukan pembangunan di wilayah “katanya.
Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menyampaikan beberapa hal penting yang perlu ditingkatkan. Ia mengingatkan agar inovasi-inovasi program pembangunan harus tetap disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing, sehingga program tersebut dapat tepat sasaran dan dapat dilaksanakan secara maksimal.
Menurutnya, Salatiga memiliki banyak potensi, tetapi potensi itu selama ini tidak bisa dimunculkan atau tidak ditangani dengan baik.
Para Lurah diminta mulai menginvetarisasi aset wilayah; penanganan pengolahan sampah; pelaksanaan program pemerintah seperti KDKMP, inventarisasi SPPG di wilayah masing-masing bukan hanya operasionalisasinya saja tetapi juga kualitasnya. Kemudian juga soal program kedaulatan pangan. Robby juga sudah mulai melaksanakan Program Anggrekisasi untuk Salatiga Sejuta Anggrek sebagai salah satu upaya estetika kota, pencatatan UMKM beserta levelnya untuk pendampingan termasuk dengan ekonomi kreatif, dan pemetaan potensi wisata.
“Kita ini punya banyak potensi, tetapi potensi itu selama ini tidak bisa dimunculkan atau tidak ditangani dengan baik. Saya harap dengan berkumpulnya para lurah ini saya meminta masing-masing kelurahan untuk mulai menginvetarisasi aset wilayah; penanganan pengolahan sampah; pelaksanaan program pemerintah seperti KDKMP, inventarisasi SPPG di wilayah masing-masing,” paparnya.
Robby juga menyampaikan rencananya untuk mulai berkantor di kelurahan setiap hari Kamis secara bergantian di 23 kelurahan. Wali Kota dan Pemkot akan memberikan apresiasi kepada kelurahan yang berhasil mengelola sampah terbaik.
“Saya akan mulai berkantor di kelurahan setiap hari Kamis secara bergantian dan memberikan apresiasi kepada kelurahan yang berhasil mengelola sampah terbaik,” kata Robby.
Momen ini juga sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal para camat dan lurah secara lebih dekat. Hal ini dilakukan Robby agar tidak ada batasan antara wali kota, camat, dan lurah, sehingga komunikasi akan terjalin lebih baik lagi.
