Menlu Amerika Serikat Ungkap Rencana Bertemu dengan Pejabat Denmark Bahas Krisis Greenland

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio
0 Komentar

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengumumkan rencana pertemuannya dengan para pejabat Denmark pekan depan. Pertemuan ini menyusul meningkatnya ketegangan terkait ancaman Presiden Donald Trump mengenai Greenland.

Rubio menyatakan, “Saya tidak berada di sini untuk membahas Denmark atau intervensi militer. Saya akan bertemu mereka pekan depan. Pembicaraan tersebut akan kami lakukan saat itu,” ketika ditanya mengenai kemungkinan intervensi militer di Greenland.

Ketertarikan Trump terhadap Greenland, menurut Rubio, bukanlah hal baru. Isu ini telah diangkat sejak masa jabatan pertamanya, dan pemerintahan AS sebelumnya juga pernah mengkaji cara memperoleh Greenland.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Dalam pernyataan Gedung Putih, pemerintahan Trump mempertimbangkan berbagai opsi untuk memperoleh Greenland, termasuk kemungkinan langkah militer. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa penggunaan militer AS selalu menjadi salah satu opsi di bawah kewenangan Panglima Tertinggi.

Sehari setelah operasi militer AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, Trump kembali menegaskan pentingnya pengambilalihan Greenland demi kepentingan keamanan nasional. “Kami membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya,” ujar Trump.

Greenland adalah wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark dan berulang kali menolak usulan pemindahan kedaulatan kepada AS. Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, sebelumnya mendesak Trump untuk menghentikan ancaman tersebut.

0 Komentar