Rusia Agresif Lindungi Kapal Tanker Misterius 'Bella' di Perairan Venezuela, Amerika Serikat Siap Interupsi

Kapal Bella 1 yang saat ini dilacak oleh Amerika Serikat dan kini berganti nama menjadi Marinera. Foto: Hakon
Kapal Bella 1 yang saat ini dilacak oleh Amerika Serikat dan kini berganti nama menjadi Marinera. (Foto: Hakon Rimmereid/Marine Traffic)
0 Komentar

Selama bertahun-tahun, Venezuela merupakan sekutu terpenting Rusia di Amerika Latin. Jatuhnya Maduro berarti pihak Rusia kehilangan pijakan strategis di belahan bumi barat.

Kremlin kini rupanya menyelamatkan aset-aset berharganya, baik itu personel kunci, cadangan emas, atau dokumen rahasia, yang diduga hendak dilarikan keluar dari Venezuela sebelum pemerintahan oposisi yang didukung Barat mengambil alih kekuasaan penuh.

Taktik Pengalihan Isu dari Perang Ukraina?

Sebuah analisis dari The New York Times Selasa (6/1/2026), memberikan sudut pandang menarik. Ada dugaan kuat bahwa ketegangan di Venezuela ini sengaja “diciptakan” atau diperbesar oleh Rusia untuk memecah konsentrasi Amerika Serikat.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Dengan memancing Amerika Serikat agar sibuk mengurus ancaman di Laut Karibia, Rusia berharap bantuan militer dan fokus logistik NATO ke Ukraina akan berkurang. Jika Amerika Serikat harus membagi armadanya antara Pasifik (Taiwan), Atlantik (Venezuela), dan Eropa (Ukraina), maka posisi Ukraina di garis depan bisa melemah signifikan pada awal tahun 2026 ini.

0 Komentar