KITAB Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mulai berlaku per 2 Januari 2026 mendapat banyak kritikan dan respons dari masyarakat. Hal itu salah satunya terlihat dari banyaknya gugatan terkait KUHP baru dan KUHAP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Pihak yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) berasal dari berbagai kalangan, terutama mahasiswa dan karyawan swasta.
Sejauh ini, MK telah menerima beberapa gugatan terkait KUHP dan KUHAP baru, dengan pokok perkara mulai dari pasal penggelapan di KUHP hingga pasal gelar perkara dan penetapan penyidikan di KUHAP.
Berikut daftar sebagian gugatan yang telah teregister:
- Pada 5 Januari 2026 – Perkara 2/PUU-XXIV/2026. Pemohon: Lina dan Sandra Paramita. Pokok Perkara: Pengujian Materiil UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, termasuk pasal gelar perkara dan penetapan penyidikan.
- Pada 31 Desember 2025 – Perkara 283/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Ershad Bangkit Yuslivar. Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 31 Desember 2025 – Perkara 282/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Tidak disebutkan. Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 31 Desember 2025 – Perkara 281/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Vendy Setiawan dkk. (VIII pemohon). Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 31 Desember 2025 – Perkara 280/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Susi Lestari dkk. (XI pemohon). Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 29 Desember 2025 – Perkara 275/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Afifah Nabila Fitri dkk. Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 29 Desember 2025 – Perkara 274/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Rahmat Najmu dkk. Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 24 Desember 2025 – Perkara 271/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Tommy Juliandi. Pokok Perkara: Pengujian UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
- Pada 22 Desember 2025 – Perkara 267/PUU-XXIII/2025. Pemohon: Lina dan Sandra Paramita. Pokok Perkara: Pengujian KUHAP.
