PENCARIAN kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di destinasi pariwisata superprioritas Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memasuki hari ke-12. Bangkai kapal yang membawa keluarga Pelatih Valencia Martin Carreras Fernando itu akhirnya ditemukan, Selasa (6/1/2026). Salah satu korban ditemukan tewas terjebak di dalamnya.
”Tepat Pukul 14.30 Wita, tim SAR gabungan menerima informasi dari nelayan setempat bahwa mereka menemukan bangkai kapal KM Putri Sakinah yang di dalamnya terdapat satu korban dalam keadaan meninggal,” kata Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman lewat keterangan tertulis, Selasa malam.
Kapal berkapasitas 27 gros ton itu ditemukan sekitar 7,8 mil laut atau 14,4 kilometer dari titik diduga kapal tenggelam di dekat Pulau Padar yang merupakan bagian dari destinasi pariwisata superprioritas Labuan Bajo.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
Dari ciri-ciri fisik, jasad yang ditemukan itu diduga salah satu anak dari Martin Carreras Fernando. Proses identifikasi kini sedang dilakukan oleh tim dokter dari Polda NTT.
Bangkai kapal wisata KM Putri Sakinah ditemukan pada Selasa (6/1/2026) setelah 12 hari tenggelam di destinasi pariwisata superprioritas Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pelatih Valencia Martin Carreras Fernando bersama tiga anaknya tewas dalam kecelakaan itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah 30 menit berlayar dari Pulau Kalong, pada Jumat, 26 Desember 2025, tepatnya pukul 20.30, mesin kapal mati. Kapal terombang-ambing oleh kondisi cuaca buruk sehingga kapal tersebut pun tenggelam. Awak kapal dan penumpang berusaha mencari selamat.
Kapal dicarter keluarga Fernando, wisatawan asal Spanyol yang menukangi tim sepak bola putri klub Valencia. Ada istrinya, Ortuno Andrea, serta keempat anak mereka, Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, Martines Ortuno Enriquejavier, dan Mar Martinez Ortuno.
Ortuno Andrea dan Mar Martinez ditemukan selamat. Namun, seperti ayahnya, Martines Ortuno Maria Lia dilaporkan tewas setelah selesai diindentifikasi.
Setelah ditemukannya satu korban yang terjebak di dalam kapal itu, ini berarti korban hilang tersisa satu orang. Korban yang baru ditemukan itu kemungkinan antara Martin Garcia atau Martines Ortuno Enriquejavier.
Tim SAR gabungan menemukan jasad Martin Carreras Fernando (44), korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan destinasi pariwisata superprioritas Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/1/2026). Penemuan itu setelah sepuluh hari waktu pencarian.Fathur mengatakan, pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu (7/1/2026). Besok Rabu merupakan batas akhir perpanjangan kedua dalam operasi SAR. Awalnya berlangsung tujuh hari, kemudian diperpanjang tiga hari, lalu diperpanjang lagi tiga hari.
