Awal Penemuan Korban Saat Nelayan Temukan Bangkai Kamar Kapal KM Putri Sakinah, Tercium Bau Menyengat

Nelayan temukan bangkai KM Putri Sakinah, dalamnya ada mayat. (IST)
Nelayan temukan bangkai KM Putri Sakinah, dalamnya ada mayat. (IST)
0 Komentar

TIM SAR Gabungan kembali menemukan 1 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo pada 26 Desember 2025 lalu.

Jenazah ditemukan sekitar pukul 13.00 Wita di perairan Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, pada hari ke-12 pencarian korban.

Kepala SAR Maumere, Fathur Rahman mengatakan penemuan bermula ketika nelayan Pulau Komodo menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah. Bangkai tersebut kemudian ditarik ke pesisir, dan setelah tercium bau menyengat, ditemukan satu jenazah di dalamnya.

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Temuan itu segera dilaporkan kepada tim SAR gabungan, yang kemudian melakukan evakuasi menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere.

“Jenazah dievakuasi ke Labuan Bajo dan dibawa ke RSUD Komodo untuk proses identifikasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan tepat Pukul 14.30 Wita Tim SAR gabungan menerima informasi dari nelayan setempat yang menemukan bangkai kapal KM Putri Sakinah. Saat diperiksa, didalamnya terdapat satu orang.

“Korban ditemukan pada koordinat 08°36’35,139″ S 119° 40’36,826″ dengan jarak 7.48 nm dari lokasi kejadian kapal tenggelam,” jelasnya.

Dengan penemuan ini, maka tersisa satu korban yang masih dalam proses pencarian.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Nusa Tenggara Timur memastikan bahwa jenazah yang ditemukan di perairan Pulau Komodo merupakan salah satu korban Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol dalam peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar.

Kepastian tersebut disampaikan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, usai dilakukan pemeriksaan forensik dan pembandingan data ante mortem dan post mortem oleh Tim DVI Polres Manggarai Barat bersama tim medis RSUD Komodo.

Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional

Dalam proses DVI, tim menemukan sejumlah ciri medis dan odontologi sebagai bukti primer, termasuk temuan gigi palsu pada bagian geraham, yang menjadi dasar kuat penetapan identitas korban meskipun kondisi jenazah mengalami pembusukan lanjut.

“Berdasarkan hasil identifikasi DVI, korban dipastikan berjenis kelamin laki-laki dan berusia 10 tahun, serta merupakan WNA asal Spanyol yang menjadi korban dalam laka laut KM Putri Sakinah,” ujar Kombes Henry.

0 Komentar