Prabowo Ungkap Program MBG Jangkau 55 Juta Penerima Manfaat dalam Setahun dan Bantah Tudingan MBG untuk 2029

Presiden Prabowo Subianto saat memberi sambutan di Perayaan Natal Nasional, Jakarta, Senin (5/1/2026). (Tim Me
Presiden Prabowo Subianto saat memberi sambutan di Perayaan Natal Nasional, Jakarta, Senin (5/1/2026). (Tim Media Prabowo)
0 Komentar

PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkap program makan bergizi gratis (MBG) kini sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat dalam kurun waktu setahun. Hal itu sama dengan memberi makan 8 kali populasi Singapura.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam acara Puncak Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026). Prabowo awalnya bercerita dirinya yang kerap menemui warga yang mengucapkan terima kasih atas program tersebut.

“Setiap kali saya keliling daerah saya sedih karena walaupun ada yang teriak ‘Terima kasih Pak MBG’, saya maju lagi lima meter ada yang bilang ‘Kapan Pak kami terima MBG?’,” kata Prabowo.

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Prabowo lantas berterima kasih kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah bekerja keras hingga mencapai 55 juta dalam setahu program tersebut dijalankan. Untuk diketahui, program BGN pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025.

“Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat Indonesia berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut saudara-saudara,” ucapnya.

Capaian ini merupakan prestasi yang jauh dari Brasil. Prabowo menyebut Brasil membutuhkan waktu 11 tahun untuk menyasar 40 juta penerima.

“Presiden Brasil menyampaikan ke saya mereka mencapai 40 juta dalam 11 tahun, kita 55 juta dalam satu tahun. Karena kita mulai 6 Januari 2024, hari ini 5 Januari 2026,” ujarnya.

Prabowo juga menjawab tudingan kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) digagas agar dirinya dipilih lagi di Pilpres 2029. Prabowo heran dengan tudingan-tudingan negatif kepada dirinya.

“Saudara-saudara, dan ada yang nuduh, ‘Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali’. Selalu berpikir negatif,” katanya.

Ketum Gerindra ini lantas mempertanyakan apa salahnya jika rakyat memilihnya kembali. Prabowo kemudian bicara takdir.

Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional

“Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029 apa salah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan. Kalau Tuhan tidak mengizinkan saya buat apa saja tidak akan terjadi, bener nggak?” ujarnya.

Prabowo lalu kembali menyinggung dirinya yang kalah 3 kali pilpres. Ia berkelakar kekalahannya itu karena Luhut Binsar Pandjaitan yang sekarang menjadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) tidak mendukungnya.

“Empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah. Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih,” ujarnya.

0 Komentar