MEMASUKI hari ke-12 pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapal tersebut diketahui tenggelam pada Jumat malam, 26 Desember 2025, saat mengangkut 11 orang.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan pencarian terhadap dua WNA Spanyol masih terus dilakukan dengan berbagai metode.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian dua WNA Spanyol yang memasuki hari ke-12 dengan melakukan penyisiran di pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta penyelaman,” ujar Fathur Rahman dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2025).
Pada pukul 14.30 WITA, Tim SAR Gabungan menerima laporan dari nelayan setempat terkait penemuan bangkai kapal KM Putri Sakinah. Di dalam bangkai kapal tersebut ditemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada pada koordinat 08°36’35,139″ Lintang Selatan dan 119°40’36,826″ Bujur Timur, dengan jarak sekitar 7,48 mil laut dari titik lokasi kapal tenggelam.
Setelah menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 untuk mengevakuasi korban menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Selanjutnya, korban diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
“Tim SAR Gabungan dengan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 mengevakuasi penemuan korban menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk tindakan lebih lanjut serta diserahkan ke Tim DVI Polres Manggarai Barat,” ujar Fathur.
Sebelumnya, pada Minggu (4/1/2026), Tim SAR Gabungan telah menemukan satu jenazah WNA Spanyol lainnya yang merupakan korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Korban tersebut telah teridentifikasi sebagai pelatih Valencia FC, Fernando Martín Carreras.
