Laporan tersebut menyimpulkan bahwa Edmundo González, yang secara luas dianggap sebagai pemenang sebenarnya dari pemilihan 2024 melawan Maduro, dan Machado akan kesulitan mendapatkan legitimasi sebagai pemimpin sambil menghadapi perlawanan dari dinas keamanan pro-rezim, jaringan perdagangan narkoba, dan lawan politik.
Machado, yang sangat dekat dengan pemerintahan Trump, secara konsisten memuji kebijakan agresifnya terhadap Maduro. Pada Oktober, ia mengatakan Trump pantas mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian yang telah ia menangkan dan mendedikasikannya kepadanya atas dukungan tegasnya terhadap perjuangan pihaknya.
Maduro, yang dievakuasi ke Kota New York, muncul di pengadilan pada Senin (5/1) untuk menghadapi dakwaan federal terkait terorisme narkoba. Ia mengaku tidak bersalah.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
Akhir tahun lalu, CIA membina sumber di lingkaran dalam Maduro yang memberikan informasi tentang keberadaannya, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh The Wall Street Journal.
Pelacakan ketat lokasi Maduro oleh badan intelijen, yang memanfaatkan elemen pengawasan lain termasuk drone siluman, memungkinkan Pasukan Delta Angkatan Darat untuk menangkapnya dan istrinya selama penggerebekan, kata orang-orang yang mengetahui operasi tersebut.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan pejabat senior lain memberi pengarahan kepada kelompok anggota parlemen bipartisan pada Senin sore tentang penanganan Venezuela oleh pemerintah.
Para analis Amerika Latin sebelumnya memperingatkan, termasuk selama masa jabatan pertama Trump, bahwa penggulingan Maduro tanpa pengganti yang cakap kemungkinan akan memberdayakan faksi militer bersenjata, politisi saingan, dan kelompok kriminal di Venezuela saat mereka berjuang menguasai negara, sehingga menyebabkan krisis keamanan di negara tersebut.
Seorang profesor di Universitas Tulane yang berfokus pada Venezuela, David Smilde, mengatakan bahwa mengharapkan Machado atau pemimpin oposisi lain dapat merebut kekuasaan adalah realisme magis.
Langkah yang lebih baik setelah menggulingkan Maduro, katanya, adalah memaksa Rodríguez untuk memulai transisi kekuasaan, tetapi masalahnya ialah tampaknya tidak ada seorang pun di AS yang secara aktif terlibat dalam negosiasi.
“Presiden dan tim keamanan nasionalnya membuat keputusan realistis untuk akhirnya memastikan Venezuela selaras dengan kepentingan Amerika Serikat dan menjadi negara yang lebih baik bagi rakyat Venezuela,” kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam pernyataan. Ia menolak berkomentar secara spesifik tentang penilaian intelijen tersebut.
