KOREA Utara (Korut) mengecam penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS). Korut menganggapnya sebagai ‘pelanggaran kedaulatan yang serius’.
Dilansir AFP, Minggu (4/1/2026), Kementerian Luar Negeri Korut mengecam keras tindakan AS yang berupaya meraih hegemoni di Venezuela.
“Insiden ini adalah contoh lain yang dengan jelas menegaskan sekali lagi sifat jahat dan brutal AS,” kata juru bicara kementerian dalam pernyataan yang dimuat oleh media pemerintah Korut, KCNA.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
Setelah ditangkap, Maduro dan istrinya diterbangkan ke AS untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba dan senjata. Mereka ditangkap oleh pasukan khusus AS selama serangan pada Sabtu (3/1) dini hari di Caracas.
Selama beberapa dekade, Pyongyang membenarkan program nuklir dan rudalnya sebagai pencegah terhadap upaya perubahan rezim oleh AS. Korut juga merupakan pendukung vokal rezim sosialis Maduro di Caracas.
Pyongyang menggambarkan penggulingan Maduro sebagai pelanggaran sembrono terhadap Piagam PBB dan hukum internasional. Mereka menyebut AS tak menghormati prinsip penghormatan terhadap kedaulatan, non-intervensi, dan integritas teritorial sebagai tujuan utama Piagam PBB.
“Suara protes dan kecaman yang semestinya terhadap pelanggaran kedaulatan negara lain yang telah menjadi kebiasaan AS,” ujar Korut.
Korea Utara dikenal sebagai pendukung vokal pemerintahan sosialis Maduro di Caracas.
Korea Utara juga menyerukan agar masyarakat internasional menyuarakan protes dan kecaman keras terhadap apa yang mereka sebut sebagai kebiasaan Amerika Serikat melanggar kedaulatan negara lain.
“Suara-suara protes dan kecaman yang semestinya terhadap pelanggaran kedaulatan negara lain yang sudah menjadi kebiasaan Amerika Serikat,” kata juru bicara kementerian itu.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Penangkapan ini disebut menjadi skenario terburuk bagi kepemimpinan Korut. Selama bertahun-tahun, Pyongyang kerap menuding Washington berupaya menggulingkan pemerintahan yang tidak sejalan dengan kepentingannya.
