PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengunggah sebuah foto yang diklaim memperlihatkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat. Foto tersebut disebut diambil di atas kapal perang USS Iwo Jima dan langsung menyita perhatian publik internasional.
Dalam foto yang diunggah Trump, Maduro tampak mengenakan setelan olahraga Nike berwarna abu-abu sambil memegang botol air. Kedua tangannya juga diborgol. Selain itu, matanya ditutup dengan penutup berwarna hitam, sementara telinganya tertutup perangkat yang menyerupai headphone berukuran besar.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan istri Maduro, Cilia Flores, karena ia tidak terlihat dalam foto tersebut.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
Unggahan foto ini muncul setelah Trump sebelumnya mengumumkan penangkapan Maduro dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat di Caracas. Trump menyebut penangkapan dilakukan pada malam hari setelah serangan berskala besar yang melumpuhkan kemampuan militer Venezuela.
Sejumlah sumber yang dikutip CNN menyebutkan, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, disebut diseret keluar dari kamar tidur mereka oleh pasukan elite AS saat penggerebekan tengah malam. Dalam operasi tersebut, aliran listrik di Caracas dilaporkan dipadamkan.
Trump memuji keberhasilan operasi tersebut dan menyebutnya sebagai pencapaian luar biasa militer AS.
“Tidak ada satu pun negara di dunia yang dapat mencapai apa yang dicapai Amerika kemarin, atau sejujurnya, dalam waktu yang sangat singkat. Seluruh kemampuan militer Venezuela berhasil dilumpuhkan ketika para pria dan perempuan militer kami, bekerja bersama aparat penegak hukum, berhasil menangkap Maduro di tengah malam. Saat itu gelap, lampu-lampu di Caracas sebagian besar dimatikan berkat keahlian tertentu yang kami miliki,” kata Trump dalam konferensi pers.
Ia menambahkan, “Itu gelap dan itu mematikan.”
