SENATOR Amerika Serikat, Bernie Sanders melontarkan kritik keras terhadap Presiden Donald Trump, menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas, Sabtu 3 Januari 2026, yang disebut-sebut dilakukan atas perintah langsung Trump.
Melalui akun Instagram resminya, @sensanders, Sanders menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap Konstitusi Amerika Serikat, hukum internasional, serta prinsip demokrasi global.
“Presiden Amerika Serikat tidak memiliki hak untuk secara sepihak membawa negara ini ke dalam perang, apalagi mengklaim bisa mengendalikan Venezuela,” tegas Sanders dalam pernyataannya.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
Sanders mendesak Kongres AS untuk segera mengesahkan War Powers Resolution guna menghentikan operasi militer yang ia sebut ilegal, sekaligus mengembalikan kewenangan konstitusional lembaga legislatif dalam urusan perang dan militer.
Menurut Sanders, serangan terhadap Venezuela justru menciptakan preseden berbahaya di tingkat global. Ia memperingatkan bahwa tindakan sepihak tersebut dapat dijadikan pembenaran oleh negara lain untuk menyerang negara berdaulat demi sumber daya atau perubahan pemerintahan.
“Logika kekerasan ini sama dengan yang digunakan Vladimir Putin saat menyerang Ukraina,” ujarnya.
Sanders juga menyoroti ambisi pemerintahan Trump yang dinilainya ingin menghidupkan kembali Doktrin Monroe, yakni pandangan lama yang menganggap Amerika Serikat berhak mendominasi kawasan Amerika Latin.
Dia menilai pernyataan terbuka soal penguasaan cadangan minyak Venezuela sebagai bukti nyata praktik imperialisme.
“Ini adalah imperialisme terang-terangan yang mengingatkan pada babak tergelap intervensi AS di Amerika Latin,” kata Sanders.
Lebih lanjut, Sanders menilai Trump gagal memprioritaskan persoalan dalam negeri. Ia mengingatkan bahwa jutaan warga Amerika masih hidup dari gaji ke gaji, krisis perumahan dan layanan kesehatan belum teratasi, serta ancaman kehilangan pekerjaan akibat perkembangan kecerdasan buatan.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
“Trump gagal menjalankan tugasnya memimpin Amerika Serikat. Ia seharusnya tidak mencoba mengatur Venezuela,” pungkas Sanders.
Pernyataan Sanders ini menambah tekanan politik terhadap pemerintahan Trump di tengah meningkatnya sorotan internasional atas eskalasi konflik dan intervensi Amerika Serikat di Venezuela.
Diketahui, Trump kerap melontarkan tudingan kepada Maduro terkait kartel narkotika, yang selalu ditepis Maduro.
