Ia menambahkan, keterlibatan yang konstruktif, dialog, serta upaya de-eskalasi harus menjadi pendekatan utama dalam menyelesaikan konflik internasional.
“Keterlibatan yang konstruktif, dialog, dan de-eskalasi tetap menjadi jalan paling kredibel menuju hasil yang melindungi warga sipil dan memungkinkan rakyat Venezuela memperjuangkan aspirasi sah mereka tanpa menimbulkan penderitaan tambahan,” kata Anwar.
Pernyataan perdana menteri Malaysia tersebut menambah daftar kritik internasional terhadap tindakan Amerika Serikat di Venezuela, sekaligus menegaskan posisi Kuala Lumpur dalam isu penghormatan kedaulatan dan hukum internasional.
