Penangkapan Maduro dan Penyerangan Skala Besar di Venezuela, Kewenangan Trump Dipertanyakan

Tampak tangan Presiden Venezuela Nicolas Maduro diborgol dan dikawal ketat agen DEA
Tampak tangan Presiden Venezuela Nicolas Maduro diborgol dan dikawal ketat agen DEA
0 Komentar

Situasi di Venezuela bisa berbeda karena negara tersebut lebih besar dan mungkin lebih sulit dikendalikan dengan pemimpinnya berada dalam tahanan asing. Venezuela juga memiliki kekayaan minyak yang signifikan, yang berarti negara-negara lain dapat tertarik pada apa yang terjadi selanjutnya di sana. Tiongkok menyebut serangan itu sebagai penggunaan kekuatan yang terang-terangan terhadap negara berdaulat.

Baik dalam konferensi pers maupun wawancara dengan Fox News pada Sabtu pagi, Trump menyinggung kemungkinan opsi militer lebih lanjut, memperkuat bahwa ini bisa lebih dari sekadar penangkapan Maduro.

Itu juga berarti pertanyaan tentang wewenang hukum Trump dapat diuji Kembali, seperti yang telah ia uji dengan serangan yang secara hukum diragukan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba dan tindakan lain di wilayah tersebut.

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Yang jelas, Trump sekali lagi berusaha menguji batas wewenangnya sebagai presiden dan toleransi rakyat Amerika terhadapnya. Namun kali ini, ia melakukannya di salah satu panggung terbesar. Dan kisah tentang pelanggaran hukum yang dilakukannya tentu belum berakhir.

0 Komentar