CHINA mengecam keras penggunaan kekerasan secara terang-terangan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela dan presidennya, Nicolas Maduro. Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Sabtu.
“China sangat terkejut dan mengecam keras penggunaan kekuatan secara terang-terangan oleh Amerika Serikat terhadap negara berdaulat serta tindakan terhadap presidennya,” ujar juru bicara tersebut.
Juru bicara itu mengatakan China mendesak Amerika Serikat mematuhi hukum internasional dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan serta keamanan negara lain.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
“Kami menyerukan kepada Amerika Serikat agar mematuhi hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan negara lain,” kata kementerian tersebut.
Ia menambahkan bahwa tindakan hegemonik Amerika Serikat itu secara serius melanggar hukum internasional, mencederai kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan Amerika Latin.
Secara terpisah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui, AS sempat mempertimbangkan kemungkinan membunuh Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat operasi penangkapannya.
Pernyataan itu memicu sorotan internasional dan memperdalam ketegangan terkait tindakan AS di negara Amerika Latin itu.
“Itu bisa saja terjadi,” kata Trump kepada wartawan, Sabtu, menjawab pertanyaan apakah opsi mematikan dipertimbangkan dalam operasi tersebut.
Trump menambahkan bahwa Maduro berupaya melarikan diri ke tempat yang dianggap aman selama operasi AS berlangsung, namun gagal melakukannya.
Dalam pernyataan terpisah yang dikutip media, Caine mengatakan bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang menurut AS telah didakwa, akhirnya menyerah dan ditahan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat dengan dukungan militer AS.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Operasi itu, kata Caine, dijalankan dengan profesionalisme dan presisi tanpa menimbulkan korban jiwa di pihak Amerika Serikat.
