Apa Pemicu Venezuela Diserang dan Presiden Nicolas Maduro Ditangkap Amerika Serikat?

Tampak tangan Presiden Venezuela Nicolas Maduro diborgol dan dikawal ketat agen DEA
Tampak tangan Presiden Venezuela Nicolas Maduro diborgol dan dikawal ketat agen DEA
0 Komentar

Krisis Migran dan Keamanan Perbatasan Amerika Serikat

Terdapat sekitar 8 juta warga Venezuela yang diperkirakan melarikan diri dari negara tersebut sejak 2013 terkait krisis ekonomi. Sebagian di antaranya bergerak ke Amerika Serikat. Trump menuduh Maduro melakukan weaponization of migration.

Klaim AS, rezim Maduro sengaja melepaskan narapidana dari penjara-penjara Venezuela dan membiarkan anggota geng kriminal seperti Tren de Aragua menyusup ke dalam arus migran menuju perbatasan AS. Trump menyebut hal ini sebagai ancaman langsung terhadap keamanan domestik Amerika Serikat.

Dengan serangan militer ke Venezuela, yang berujung dengan upaya mengganti rezim di negara tersebut, tindakan AS ini diklaim pendukung Trump sebagai solusi permanen untuk menghentikan arus migrasitersebut.

Sumber Daya Minyak Venezuela

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Venezuela memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia. Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa AS akan “menjalankan” Venezuela untuk sementara waktu sampai. Ia mengundang perusahaan minyak besar AS (Big Oil) untuk mengelola sektor energi negara tersebut.

“Kita akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak AS yang sangat besar, yang terbesar di dunia, untuk masuk, menghabiskan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak, dan mulai menghasilkan uang untuk negara ini,” kata Trump pada Sabtu (3/1) waktu AS dikutip Reuters.

Update Terbaru Nicolas Maduro di New York

Setelah Nicolas Maduro mendarat di Amerika Serikat, proses hukum terhadap presiden Venezuela petahana tersebut memasuki fase krusial. Berikut kronologi peristiwa penangkapan Maduro sejak awal serangan Amerika Serikat ke Venezuela.

Sabtu, 3 Januari 2026 – Operasi Penangkapan

Terjadi serangan udara di pangkalan udara La Carlota dan kompleks militer Fuerte Tiuna. Delta Force lantas melakukan serbuan ke kediaman pribadi Maduro yang berujung pada penangkapan sang presiden petahana bersama istrinya, Cilia Flores. Maduro dan sang istri segera dibawa ke Amerika Serikat.

Minggu, 4 Januari 2026

Pada Minggu (4/1) pagi waktu Indonesia, BBC melaporkan bahwa Maduro telah tiba di Metropolitan Detention Center (MDC) Brooklyn. Penjara ini merupakan fasilitas federal yang dikenal sangat ketat, tempat banyak terdakwa kasus terorisme dan kartel narkoba internasional ditahan.

0 Komentar