Terungkap Penyebab Kebakaran Resor Ski Mewah Crans Montana Swiss Diduga Kembang Api di Atas Botol Sampanye

Dua foto yang menunjukkan kembang api menyala yang terpasang pada botol sampanye di dalam klub malam Le Conste
Dua foto yang menunjukkan kembang api menyala yang terpasang pada botol sampanye di dalam klub malam Le Constellation Swiss (X)
0 Komentar

KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru. Kebakaran itu menewaskan 40 orang dan melukai 119 lainnya.

Jaksa agung kanton Valais Swiss, Beatrice Pilloud, mengatakan dalam konferensi pers Jumat (2/1) bahwa api menyebar dengan cepat setelah kembang api mendekati langit-langit bar Constellation di resor pegunungan Crans-Montanapada dini hari Kamis (1/1).

“Para penyelidik telah menganalisis rekaman kejadian dan berbicara dengan manajer bar serta para korban selamat,” kata Pilloud.

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Komandan polisi Valais, Frédéric Gisler, mengatakan 113 dari 119 korban luka telah diidentifikasi secara resmi, termasuk 71 dari Swiss, 14 dari Prancis, 11 warga Italia, dan empat warga Serbia. Identifikasi resmi terhadap 40 korban tewas masih berlanjut.

Kantor kejaksaan di Valais membuka penyelidikan kriminal, kata pihak berwenang sebelumnya.

Belum jelas jumlah orang yang berada di dalam bar ketika kebakaran terjadi. Constellation memiliki kapasitas 300 orang dengan teras yang menampung 40 orang, menurut badan pariwisata resor tersebut.

Banyak korban ialah anak muda yang merayakan tahun baru, menurut polisi setempat, yang mengatakan bahwa mengidentifikasi mereka bisa memakan waktu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Di sebagian besar Swiss, anak muda dapat membeli bir atau anggur sejak usia 16 tahun, meskipun penjualan minuman keras dilarang untuk mereka yang berusia di bawah 18 tahun.

“Saya telah mencari putra saya di mana-mana selama lebih dari 30 jam,” kata seorang perempuan yang hanya diidentifikasi dengan nama depannya, Laetitia, kepada BFMTV Prancis tentang pencariannya terhadap putranya yang berusia 16 tahun, Arthur. Dia sedang merayakan tahun baru bersama teman-teman sekolahnya.

Crans-Montana populer untuk bermain ski, restoran mewah, dan kehidupan malam. Destinasi Alpen ini menawarkan pemandangan Matterhorn, salah satu gunung yang paling banyak difoto di dunia, dan Mont Blanc, puncak tertinggi di Eropa Barat. Resor ini diakuisisi pada 2024 oleh Vail Resorts yang berbasis di AS, meskipun akuisisi tersebut tidak termasuk bar, menurut catatan bisnis Swiss.

Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional

Pihak berwenang setempat mengatakan dalam pernyataan pada Kamis bahwa kebakaran tersebut mengakibatkan flashover alias peristiwa yang digambarkan oleh Asosiasi Perlindungan Kebakaran Nasional sebagai penyalaan mendadak dan serentak dari semua yang ada di dalam ruangan. Suhu dapat melonjak hingga 1.000 derajat dalam beberapa detik.

0 Komentar