Sejumlah Konten Kreator dan Aktivis Alami Teror Usai Kritik Kebijakan Pemerintah Pascabencana Sumatera

Konten Kreator dan Aktivis Diteror usai Kritik Pemerintah terkait Pascabencana Sumatra.(Dok. Tiktok/ @official
Konten Kreator dan Aktivis Diteror usai Kritik Pemerintah terkait Pascabencana Sumatra.(Dok. Tiktok/ @officialsherlyannavita, @dj_donny, @virdianaurellio, @greenpeace.)
0 Komentar

GELOMBANG teror terhadap konten kreator dan aktivis yang mengkritik pemerintah kembali mengemuka. Kali ini, intimidasi muncul setelah sejumlah figur publik menyuarakan kritik keras terhadap penanganan bencana di Sumatra. Rentetan teror tersebut memicu kekhawatiran publik atas kebebasan berekspresi dan demokrasi di Indonesia.

Bentuk teror yang dilaporkan beragam, mulai dari ancaman fisik, vandalisme, doxing, peretasan digital, hingga intimidasi yang menyasar keluarga korban. Berikut deretan tokoh yang dilaporkan mengalami teror usai mengkritik kebijakan pemerintah pascabencana Sumatra.

DJ Donny, Rumah Dilempar Bom Molotov

DJ Donny atau Ramond Dony Adam, dikenal sebagai musisi elektronik sekaligus konten kreator TikTok yang aktif mengkritik isu sosial dan kebijakan publik. Namanya menjadi sorotan setelah rumahnya diteror bom molotov pada Rabu dini hari (31/12).

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Rekaman CCTV yang viral di media sosial memperlihatkan dua orang bertopeng beraksi di depan rumah DJ Donny sebelum melempar molotov dan melarikan diri. Teror ini diduga berkaitan dengan konten DJ Donny yang menyoroti respon pemerintah terhadap bencana Sumatra.

Sherly Annavita Alami Ancaman dan Vandalisme

Sherly Annavita, influencer dan kreator konten politik-sosial, juga melaporkan serangkaian teror. Mulai dari surat ancaman, vandalisme, hingga rumah dilempari telur.

Insiden tersebut diungkap Sherly melalui video TikTok pada Selasa (30/12/2025). Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan kondisi rumah dan mobilnya yang menjadi sasaran.

“Pagi ini saya keluar rumah dan mendapati satu kantong telur dilempar ke depan rumah,” ujar Sherly.

Aksi intimidasi ini terjadi tak lama setelah Sherly mengunggah kritik terkait demokrasi dan kebijakan pemerintah pascabencana.

Aktivis Greenpeace Terima Teror Bangkai Ayam

Teror juga menimpa Iqbal Damanik, Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia. Pada Selasa (30/12), rumahnya didatangi kiriman bangkai ayam dengan pesan ancaman.

Tulisan pada secarik kertas berbunyi:

“Jagalah ucapanmu apabila Anda ingin menjaga keluargamu.”

Ancaman tersebut dinilai sebagai upaya intimidasi atas kritik Greenpeace terhadap kebijakan lingkungan dan dampak pembangunan yang memperparah bencana ekologis di Sumatra.

Virdian Aurellio Diteror Digital dan Peretasan

0 Komentar