Tragedi 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Rumah di Warakas Jakarta Utara

Polres Metro Jakarta Utara telah mengevakuasi empat anggota keluarga dari dalam rumah di Warakas, Tanjung Prio
Polres Metro Jakarta Utara telah mengevakuasi empat anggota keluarga dari dalam rumah di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Jumat (2/1/2026). (Dok. Istimewa)
0 Komentar

TRAGEDI memilukan menimpa satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah rumah di Jalan Warakas VI J, Gang 10 Nomor 108, RT 006/RW 010, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2025).

Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu anggota keluarga lainnya berhasil selamat dan kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Tiga korban meninggal diketahui bernama Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), serta Adnan Al Abrar Jamaludin (13). Sementara itu, satu korban selamat yakni Abdullah Syauqi Jamaludin (22) ditemukan dalam kondisi lemah dengan sejumlah luka melepuh pada bagian tubuhnya. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh D, anak dari Siti Solihah, yang pulang ke rumah setelah selesai bekerja. Menurut keterangan Zen, salah satu warga setempat, D terkejut saat mendapati kondisi seluruh anggota keluarganya sudah tergeletak tak bernyawa di dalam rumah.

“Jadi si D baru pulang kerja, terus langsung teriak-teriak minta tolong, ‘Pak RT, Pak RT’,” ujar Zen, Jumat (2/1/2026).

Teriakan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Ketua RT setempat bersama sejumlah warga kemudian segera menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut. Situasi di sekitar rumah korban pun mendadak ramai, dengan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Meski demikian, Zen mengaku tidak berani masuk ke dalam rumah saat kejadian. Ia hanya melihat dari luar kondisi para korban. “Kondisinya meninggal tiga orang. Dua perempuan ada di dalam kamar. Kita enggak berani masuk,” tuturnya.

Zen juga sempat melihat satu korban yang masih selamat. Namun, kondisi fisik korban disebut sangat memprihatinkan. “Yang selamat itu kelihatan ada luka melepuh di tubuhnya,” kata Zen.

Sementara itu, tetangga korban lainnya, John, menyebut dugaan awal kematian para korban mengarah pada keracunan. Informasi tersebut diperoleh warga dari keterangan awal petugas yang berada di lokasi kejadian, meski hingga kini sumber dugaan keracunan tersebut belum diketahui secara pasti.

0 Komentar