Dalam pencarian hari kelima itu, Tim SAR gabungan menemukan serpihan dinding kapal wisata KM Putri Sakinah. Sebanyak tiga tim yang melakukan penyisiran di perairan Utara Pulau Serai, perairan bagian timur Pulau Padar, dan perairan bagian selatan Pulau Serai.
Ada dua tim penyelam yakni dari Ditpolairud Polda NTT dan Perhimpunan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM) yang melakukan penyelaman di lokasi kejadian dan sekitar lokasi kejadian hingga tiga nautical mile.
Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama para tokoh agama dan tokoh adat melakukan doa bersama di lokasi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar
“Tentu kami juga membantu dengan melakukan dengan kearifan lokal dan hal yang bisa kami bantu di luar yang sudah dilakukan oleh para tim penyelamat atau tim yang mencari korban dalam beberapa hari ini,” katanya di Labuan Bajo, Rabu (31/12/2025).
Ia menyampaikan hal itu usai doa bersama dengan para tokoh agama dan prosesi adat guna mendukung pencarian terhadap tiga WNA Spanyol.
Gubernur NTT menjelaskan kehadiran dirinya dalam doa dan operasi SAR bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, KSOP Labuan Bajo, TNI-Polri dan BMKG merupakan bentuk kehadiran pemerintah menyikapi insiden kecelakaan kapal tersebut. Ia mendorong agar pencarian dapat berjalan dengan lancar hingga menemukan para korban.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas-sektoral yang berkolaborasi mendukung pelaksanaan operasi SAR itu.
“Kita semua berusaha maksimal,” katanya.
Polres Manggarai Barat mulai proses penyidikan terkait kecelakaan laut kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan proses penyidikan sudah mulai dilakukan pada 31 Desember 2025.
“Kemarin Polres Manggarai Barat telah menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Manggarai Barat,” kata dia di Kupang, Kamis (1/1).
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Henry menjelaskan penyerahan SPDP itu menandai dimulainya tahapan penyidikan secara resmi. Dia menambahkan penyidik akan memeriksa saksi-saksi, awak kapal, pihak operator, serta melakukan pendalaman terkait kelayakan kapal dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pelayaran.
