Kedutaan Besar Spanyol Minta ke Basarnas Lanjut Cari Pelatih Valencia dan Anaknya di Labuan Bajo

Petugas SAR gabungan mengevakuasi kantong berisi jenazah korban kapal tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Bara
Petugas SAR gabungan mengevakuasi kantong berisi jenazah korban kapal tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/ (Humas Polres Manggarai Barat)
0 Komentar

KEDUATAAN Besar atau Kedubes Spanyol untuk Indonesia bersurat ke Basarnas meminta agar proses pencarian korban kapal wisata tenggelam KM Putri Sakinah di Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur atau NTT, yakni pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan kedua anaknya, dilanjutkan usai masa pencarian memasuki hari ke tujuh.

Dubes Spanyol untuk Indonesia Bernardo de Sicart Escoda mengatakan kelanjutan proses pencarian ketiga warga itu akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ingin meminta Anda untuk melanjutkan upaya pencarian sampai jenazah ditemukan,” kata dia dalam surat tersebut, pada Kamis (1/1).

Baca Juga:Tokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan BerencanaPemprov Jawa Barat Renovasi Gerbang Gedung Sate Berbentuk Candi Anggaran Capai Rp3,9 Miliar

Dia menambahkan proses pencarian yang dilakukan Tim SAR tentu akan memberikan harapkan besar agar jenazah para koran segera ditemukan.

Dubes Spanyol juga menyampaikan terima kasih kepada otoritas Indonesia yang telah menyelamatkan warga Spanyol dan telah menemukan satu jenazah yang hilang, yang merupakan anak perempuan dari pelatih Valencia.

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman mengatakan telah melakukan evaluasi dan membahas surat yang dikirim oleh Dubes Spanyol itu.

“Iya, tadi kita sudah evaluasi. Kami istirahat dulu ya,” kata dia dikutip dari Antara, Kamis (1/1) malam.

Usai istirahat, proses pencarian akan kembali dilakukan.

“Proses pencarian akan kami lanjutkan selama tiga hari ke depan, dan dilanjutkan Jumat (2/1) sesuai dengan rencana operasi,” Fathur menambahkan.

Sebelumnya, kapal semi pinisi KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 orang penumpang, tenggelam pada 26 Desember 2025. Penumpang terdiri atas enam wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal.

Tim SAR gabungan pada hari kejadian berhasil mengevakuasi tujuh dari total 11 penumpang. Para korban selamat di antaranya empat orang ABK termasuk nakhoda kapal, dua warga Spanyol, dan seorang pemandu wisata.

Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional

Pencarian hingga hari ketujuh pada Kamis (1/1), tim SAR gabungan belum juga menemukan jenazah pelatih Valencia dan dua anak lainnya. Tim SAR gabungan telah memperluas wilayah pencarian.

“Pencarian dilakukan hingga 30 nautical mile ke bagian utara dan sekitar 13 nautical mile ke selatan dari lokasi kejadian,” kata Koordinator Pos SAR Manggarai Barat Edy Suryono di Pos Pulau Padar, Labuan Bajo, Selasa (30/12/2025).

0 Komentar