“Kami ingin festival ini menjadi ruang belajar yang terbuka untuk semua, bukan sekadar acara seremonial,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan festival sangat beragam, mulai dari talkshow literasi, workshop, bedah buku, bedah naskah kuno, dongeng anak, hingga sesi berbagi wawasan dengan psikolog anak. Ada pula lomba membaca, lomba mewarnai, pertunjukan seni, serta parade band yang melibatkan banyak komunitas lokal.
