Mudrik mengatakan, Sesar Lembang hanya memiliki satu segmen atau bagian yang bisa menghasilkan satu event gempa bumi. Namun berdasarkan hasil berbagai penelitian, kekuatan gempa buminya bisa mencapai magnitudo 7.
“Dampak terburuknya, magnitudo 7. BMKG sudah membuat skenario, hasilnya MMI 8 untuk wilayah Bandung Raya. Penyebab pastinya jelas tektonik. Itu hal wajar karena bumi terus bergerak, kemudian ada bagian bagian bumi koplingnya itu udah besar sehingga harus melepaskan energi,” kata Mudrik.
Dengan potensi kekuatan maksimal itu, dampak gempa dari Sesar Lembang akan terasa di semua wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Sehingga tanpa bermaksud membuat panik apalagi menakut-nakuti, namun upaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa bumi yang bersumber dari Sesar Lembang ini tentunya harus dilakukan semua elemen masyarakat dan pemerintah tentunya.
Rentetan gempa akibat Sesar Lembang yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat bahkan getatannya hingga terasa ke Kota Cimahi sejak Juni hingga Agustus ini tentunya harus menjadi perhatian.
“Itu harus diwaspadai. Kita harus mempersiapkan diri, tahu apa yang harus dilakukan ketika berada di sekolah, rumah, kamar mandi, agar bisa melindungi diri dan keluarga,” imbuh Mudrik.