INSIDEN pembakaran Gedung DPRD Makassar oleh massa demo mengakibatkan dua orang tewas. Sebab pada saat kejadian, Gedung DPRD Makassar sedang ada kegiatan.
Korban tewas tersebut merupakan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Ujung Tanah bernama Syaiful dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bernama Budi. Jenazah korban saat ini sedang berada di RS Grestelina, Makassar.
“Iya betul (Kasi Kesra Syaiful meninggal dunia)” ujar Camat Ujung Tanah Amanda Syahwaldi seperti dikutip, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Dia menjelaskan, korban Syaiful berada di Gedung tersebut karena menghadiri rapat paripurna di DPRD Makassar. Namun saat kebakaran terjadi, korban terjebak di lantai empat.
“Terjebak api lompat di lantai 4,” katanya.
Dia mengatakan korban sendiri hadir di rapat paripurna dalam rangka mewakili camat. Amanda sendiri telah berada di RS Grestelina tempat jenazah korban berada.
“Ini Kasi ku kodong, dia wakili ka, terjebak ki api, lompat ki turun, astagfirullah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal membenarkan kabar adanya korban tewas akibat Gedung DPRD Makassar dibakar. “Iya, dua orang korban meninggal dunia. Satu Satpol dan Kepala Seksi di Kecamatan Ujung Tanah,” ujar Dahyal saat dihubungi.
Sebelumnya, Gedung DPRD Kota Makassar ludes terbakar usai dibakar massa yang meluapkan kekesalan dan malah menjadi tontonan warga untuk melihat secara langsung kejadian tersebut di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) malam.
Ribuan warga turun melihat langsung kantor perwakilan rakyat ini terbakar. Bahkan beberapa dari mereka bersorak saat terjadi letusan berasal dari mobil terparkir yang secara perlahan dilalap api.
Belum diketahui berapa jumlah kendaraan di dalam kantor dewan itu. Dari pantauan di lokasi tersebut ada belasan unit hangus dilalap si jago merah.
Baca Juga:Sekjen DPR Sebut Terima Surat Forum Purnawirawan TNI soal Pemakzulan Gibran: Kami Teruskan ke PimpinanKetua Koperasi Al- Azariyah dan Pengawas Operasional Tersangka Insiden Longsor Tambang Galian C Gunung Kuda
Sejauh ini, belum ada tim Pemadam Kebakaran yang berada di lokasi untuk memadamkan api. Api terlihat semakin membesar hingga merembet ke atas atap.
Setelah kantor dewan itu terbakar beserta isinya, massa bergerak ke DPRD Provinsi Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo. Aksi ini bukan hanya mahasiswa, tetapi masyarakat terlihat ikut serta menuju ke lokasi.