DENGAN suara bergetar dan mata berkaca-kaca, anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dari Fraksi PAN akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia atas perbuatannya berjoget-joget di Sidang Tahunan MPR RI.
Permintaan maaf ini disampaikan dalam unggahan akun Instagram @ ekopatriosuper, Sabtu (30/8) atas polemik yang menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pernyataan yang penuh emosi tersebut, Eko tampil didampingi oleh rekan sekaligus sahabatnya, Pasha Ungu.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
“Dengan penuh kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan saya,” ujar Eko sambil menahan tangis.
Sekjen PAN ini mengakui bahwa banyak pihak merasa tersinggung, dengan aksinya di sidang tahunan MPR RI.
Ia menyatakan telah mendengar dan memahami seluruh kritik dan kekecewaan yang datang dari masyarakat.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta dan harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi,” ujarnya.
Eko menekankan bahwa tidak ada sedikit pun niat dari dirinya untuk menyakiti siapa pun. Ia pun berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan menyampaikan pendapat sebagai seorang publik figur sekaligus wakil rakyat.
Lebih lanjut, Eko menyebut bahwa peristiwa ini menjadi refleksi pribadi sekaligus titik balik dalam perjalanan karier politiknya. Ia berkomitmen untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh ketulusan dan integritas.
“Tidak sedikitpun terbesit niat dari saya untuk memperkeruh keadaan, tentunya ke depan saya akan lebih hati-hati dalam bersikap dan juga menyampaikan pendapat. Saya berkomitmen untuk sungguh-sungguh menjalankan peran saya sebagia wakil rakyat dengan ketulusan, keberanian, dan tetap menjaga sumpah yang telah saya ikrarkan,” kata dia.
Baca Juga:Sekjen DPR Sebut Terima Surat Forum Purnawirawan TNI soal Pemakzulan Gibran: Kami Teruskan ke PimpinanKetua Koperasi Al- Azariyah dan Pengawas Operasional Tersangka Insiden Longsor Tambang Galian C Gunung Kuda
“Saya berharap permintaan maaf ini dapat diterima, sekaligus menjadi pengingat bagi saya untuk terus memperbaiki diri. Mari bersama-sama kita rawat persatuan dan kedamaian bangsa,” ujarnya.