MARKAS Komando Korps Brigade Mobil (Brimob) Detasemen Gegana di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, tak luput dari amukan massa aksi pada Jumat (29/8/2025).
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 23.45 WIB, sebanyak tiga unit bus dan satu kendaraan roda empat yang tampak seperti Barakuda hangus terbakar. Area ini berjarak sekitar 700 meter dari titik demonstrasi lainnya yakni di depan Mako Brimob, Kwitang.
Hingga larut malam, beberapa bagian dari gedung yang diketahui dulunya merupakan Polres Jakarta Pusat, juga dilalap api yang diduga akibat amukan anarko.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Berdasarkan penuturan warga sekitar, kebakaran gedung hingga hangusnya tiga unit bus Polri memang disebabkan oleh massa aksi gabungan atau anarko.
Dua bus awalnya disebut melintang di area Jalan Kramat Raya menuju arah Jatinegara. Lalu satu bus terparkir rapi di area parkir dalam Markas Gegana.
“Sudah dari sore ini aksinya di sini, enggak tahu juga tadi kejadiannya bagaimana. Cuma tiba-tiba sudah nyala aja apinya. Kasihan warga di belakang, karena ada perumahan,” ucap salah satu warga bernama Jamal di lokasi.
Anarko diduga tidak hanya membakar sejumlah unit kendaraan milik Polri, namun juga membongkar sejumlah perlengkapan milik institusi negara tersebut. Sekilas, dari pengamatan, sejumlah massa aksi di sore hari-nya membawa beberapa peralatan, termasuk tameng hingga baju Polri.
Hingga saat ini, sejumlah warga setempat dan massa masih berada di sekitar markas gegana. Beberapa orang juga tampak membantu memadamkan api yang berkobar di beberapa titik.
Belum diketahui pasti apa saja barang yang telah digondol oleh massa dari markas gegana.
Sementara itu, Jalan Kramat Raya arah Jatinegara yang berada tepat di depan markas gegana masih terbilang lumpuh. Pengendara yang hendak melintas berinisiatif mengalihkan pergerakan mereka ke jalan di sebelahnya dan memaksa melawan arah.
Baca Juga:Sekjen DPR Sebut Terima Surat Forum Purnawirawan TNI soal Pemakzulan Gibran: Kami Teruskan ke PimpinanKetua Koperasi Al- Azariyah dan Pengawas Operasional Tersangka Insiden Longsor Tambang Galian C Gunung Kuda
Sebelumnya, ribuan massa aksi solidaritas ojek online (ojol) dan warga dipukul mundur aparat kepolisian di sekitar Mako Brimob, Kwitang hingga kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat malam.
Ke polisi membombardir massa dengan tembakan gas air mata sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak hanya peserta aksi yang berada di bawah fly over Senen, sejumlah warga yang menonton dari atas jembatan juga turut terkena imbasnya.