Kemenag Gelar Bimbingan Usia Pranikah di GPdi Siloam Kota Salatiga, Siapkan Generasi Indonesia Emas

Kiri: Anang Budi Cahyono (Penyelenggara Kristen) Kanan: Drs.H.Wiharso M.M. (Kepala Kantor Kementrian Agama Kot
Kiri: Anang Budi Cahyono (Penyelenggara Kristen) Kanan: Drs.H.Wiharso M.M. (Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Salatiga)
0 Komentar

KANTOR Kementerian Agama Kota Salatiga melalui Penyelenggara Kristen menggelar kegiatan bimbingan perkawinan bagi pemuda remaja pra-nikah, sebagai upaya memberikan pemahaman dan bekal kepada generasi muda dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di GPDI Siloam Salatiga, pada Rabu (27/8) dan menghadirkan narasumber dr. Ratih Vitha Atika, Yemima Victory Sandi Saputri dari UPTD Klinik Paru Masyarakat Salatiga dan dosen, Komala Inggarwati.

“Untuk merawat semua umat ini, semua agama apapun ini Terus harus kita motivasi terkait dengan keluarga bahagia dan sejahtera di era sekarang di era teknologi, di era global supaya menjadi sesuatu yang harus terus kita sampaikan kepada masyarakat, karena bukan suatu hal yang mustahil pertahanan rumah tangga saat ini seiring dengan perkembangan zaman seringkali karena kesibukan dan lain sebagainya ini menjadi kurang perhatiannya,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, H. Wiharso kepada delik, Jumat (28/8).

Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional

Menurutnya, melalui pendidikan-pendidikan usia pranikah ini diharapkan anak-anak muda nanti siap menjadi seorang kepala rumah tangga dan juga menjadi ibu rumah tangga. Sudah siap apa yang harus dipersiapkan dalam rangka menjadikan Indonesia emas, generasi yang luar biasa, generasi yang baik, generasi keluarga yang bahagia, dan sejahtera.

“Harapan kita ini tadi, Indonesia emas itu harus diawali dari generasi kita ini untuk mempersiapkan secara fisik dan mental agar Salatiga ini terkait dengan kerukunan terus terjaga terkait dengan ketahanan rumah tangga ini juga terbina dengan baik,” pungkasnya.

Wiharso mengutip sambutan dan arahannya menegaskan bahwa kegiatan bimbingan perkawinan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Program Prioritas Kementerian Agama RI.

“Bimbingan perkawinan adalah salah satu langkah penting untuk menyiapkan pasangan muda dalam membangun keluarga yang rukun, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Kita semua, baik pemerintah, tokoh agama, maupun masyarakat, harus mendampingi umat agar mereka mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiharso menyampaikan bahwa pembinaan perkawinan Kristiani menjadi sarana penting untuk memperkuat ketahanan keluarga, menanamkan nilai kasih, serta membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas. Dengan bekal tersebut, pasangan suami istri diharapkan dapat menjalani pernikahan dengan penuh tanggung jawab dan saling menghargai.

0 Komentar