SEBUAH gedung perkantoran tak jauh dari Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat terbakar di tengah pecahnya kerusuhan antara massa akasi ojek online (online) dengan Brimob.
Menurut pantauan di lokasi, gedung yang diketahui merupakan milik perusahaan swasta Astra Credit Companies (ACC) diduga dibakar oleh massa yang tersulut emosi.
Pembakaran dilakukan selepas pasukan Brimob keluar dari markasnya, lalu menghalau massa dengan menggunakan gas air mata. Alhasil, bentrokan dengan pengunjuk rasa pun tak terhindarkan.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Hingga pukul 17.15 WIB, asap hitam masih keluar dari lantai dua gedung perkantoran tersebut. Sejumlah kendaraan ronda empat juga diketahui habis dilalap si jago merah.
Sementara itu, untuk memadamkan api, petugas Damkar menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, satu ambulans juga tersedia dilokasi, untuk mengevakuasi orang-orang yang ada di dalamnya.
Sementara itu, di tengah proses pemadaman api dan evakuasi warga, kericuhan antara pendemo dengan aparat masih berlangsung. Pihak Brimob terus menghujani gas air mata, sedangkan pendemo membalas dengan petasan. Menyusul kebakaran yang terjadi, sejumlah oknum tampak memanfaatkan kejadian itu dengan melakukan penjarahan terhadap barang-barang di gedung perkantoran tersebut.
Mulai dari barang elektronik seperti dispenser, monitor, lalu ada sepeda yang tampak masih baru, meja kayu jati, hingga kursi ruang tunggu. Selain itu, sejumlah besi termasuk pagar dari rumah seseorang juga tampak digondol. Hingga kini belum diketahui secara pasti dari mana barang-barang tersebut diambil.
Situasi makin juga kian tak terkendali ketika sebuah mobil diduga Toyota Rush ikut menjadi sasaran. Terlihat kerumunan massa mendorong mobil tersebut, bahkan ada yang menungganginya lalu membawanya ke arah Senen menuju Matraman. Namun belum diketahui secara pasti apakah mobil tersebut juga berasal dari gedung yang terbakar.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, masih belum kondusif. Massa yang tidak terima atas tewasnya salah seorang pengemudi ojek online yang terlindas rantis Brimob juga terus berdatangan.