Diakui Adrianus, memang pekerjaan ini diambil keempat tersangka karena kondisi ekonomi. Mereka dijanjikan mendapat imbalan puluhan juta, namun belum dilunasi oleh F.
“Kalau dari informasi yang kami dapat setelah berkomunikasi dengan penyidik itu mereka dijanjikan itu untuk mendapat berapa puluh juta sekian-sekian lah. Baru dikasih DP berapa. Saya tidak bisa memastikan angka DP-nya berapa. Tapi angkanya tidak lebih dari Rp50 jutaan,” ucap dia.
Terpisah, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong penyidik Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan TNI terkait kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih. Hal ini karena adanya keterangan pihak pengacara tersangka penculikan yang diduga terjadi tekanan dan keterlibatan aparat.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Menurut Komisioner Kompolnas Choirul Anam, usai dikoordinasikan, akan terlihat gambaran penyidikan secara menyeluruh bersama-sama dengan TNI. Oleh karenanya, peran dan motif dari masing-masing pelaku bisa benar-benar terungkap.
Lebih lanjut, Anam menyampaikan penyidik Polda Metro Jaya juga harus segera menjelaskan mengenai peran 15 orang tersangka yang sudah ditangkap.
“Oleh karenanya, langkah koordinatif harus segera dilakukan dan segera diumumkan bersama-sama dengan Polda Metro, sehingga informasi di publik itu jelas, termasuk juga soal peranannya,” tutur Anam lewat keteranganya, Kamis (28/8/2025).
Salah satu aktor, Dwi Hartono adalah pengusaha sukses
Di sisi lain, salah satu tersangka klaster dari aktor intelektual, Dwi Hartono, menjadi sorotan publik karena profilnya yang dikenal ‘mentereng’. Dwi Hartono mempunyai beberapa bisnis yang salah satunya merupakan bimbingan belajar atau bimbel yang dengan nama Guruku. Ia juga dikenal sebagai motivator lewat akun @klanhartono di platform media sosial.
Pria yang berasal dari Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi itu, juga dikenal sebagai ‘crazy rich’ di kampung halamannya. Dwi Hartono memiliki sejumlah perusahaan di bidang yang berbeda-beda. Misalnya PT Hartono Mandiri Makmur yang berpusat di Kota Wisata Cluster San Fransisco Jl. Boulevard Blok Q1/9 Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perusahaan itu bergerak di bidang perdagangan dan pengembangan perangkat lunak (software).