Pelakunya ditemukan tewas setelah pengejaran mobil singkat.
Penembakan tersebut menggantikan penembakan pada 2015 di sebuah gereja di Charleston, South Carolina, sebagai penembakan massal paling mematikan yang terjadi di tempat ibadah di Amerika Serikat.
Sebagai informasi, kasus penembakan di Amerika Serikat kerap menyasar lingkungan sekolah, pada pada tahun ajaran 2023-2024 jumlah kasus penembakan di lingkungan sekolah AS mengalami peningkatan 31 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, demikian menurut temuan yang dipublikasikan pada Jumat, 16 Agustus, 2024 oleh lembaga nirlaba Everytown for Gun Safety dan K-12 School Shooting Database (K12SSDB).
Para peneliti meninjau laporan media mengenai insiden penembakan di sekolah AS dan menemukan sedikitnya 144 insiden kekerasan senjata, yang mereka definisikan sebagai setiap kali senjata api diletuskan di area sekolah, pada tahun ajaran lalu.
Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional
Kekerasan tersebut mengakibatkan 36 orang tewas dan 87 lainnya terluka. Sebanyak 46 anak mengalami luka tembak di berbagai lingkungan sekolah pada tahun ajaran sebelumnya.