Penembakan di Gedung Pencakar Langit Manhattan Menambah Kasus Serupa di Amerika Serikat

Shane Tamura pelaku penembakan di New York, Amerika Serikat. (Foto/doc. Ist)
Shane Tamura pelaku penembakan di New York, Amerika Serikat. (Foto/doc. Ist)
0 Komentar

Menurut Schierbaun, insiden penembakan di Atlanta ini hanyalah satu dari 12 insiden yang sedang diselidiki selama akhir pekan tersebut, yang menyebabkan total 29 orang terluka dan dua orang meninggal dunia.

“Departemen ini tidak akan berhenti sampai mereka yang bertanggung jawab dibawa ke pengadilan,” kata dia. Tahun ini, Atlanta telah mencatat 57 kasus pembunuhan kriminal. Pada periode yang sama tahun lalu, kota ini mencatat 76 kasus pembunuhan.

Penembakan di Sekolah Kristen Abundant Life

Penembakan terjadi di Sekolah Kristen Abundant Life, yang memiliki kelas mulai dari TK hingga kelas 12, di Kota Madison, Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat. “Jadi, ada tiga orang yang meninggal. Total yang terluka sebanyak sembilan orang, termasuk mereka yang meninggal tersebut,” kata kepolisian melalui Facebook.

Baca Juga:Ketika Manusia Bertanya dan Mengugat, Jokowi Sudah MenjawabnyaUsai Aksi Protes Penggerebekan Imigrasi, Los Angeles Rusuh Donald Trump Kirim Ribuan Garda Nasional

Korban jiwa adalah seorang guru dan seorang siswa. Tersangka, yang merupakan seorang siswa, juga tewas. “Hari ini adalah hari yang menyedihkan, tidak hanya bagi Madison tetapi juga bagi seluruh negara kita,” kata Kepala Polisi Madison, Shon Barnes, seperti dilansir Antara pada Selasa, 17 Desember 2024.

“Setiap anak, setiap orang di gedung itu, adalah korban, dan akan menjadi korban selamanya. Trauma seperti ini tidak akan hilang begitu saja,” ujarnya.

AS selama bertahun-tahun terkenal karena penembakan mematikan di sekolah, yang terjadi secara berkala dan beberapa di antaranya menewaskan puluhan korban. Banyak kalangan di masyarakat mengecam masalah kontrol senjata yang kurang diperketat sehingga anak-anak terus menjadi korban jiwa.

Penembakan di Sekolah Menengah Georgia

Setidaknya empat orang tewas pada insiden penembakan di sebuah sekolah menengah di negara bagian Georgia, Amerika Serikat pada Rabu, 4 September 2024, kata Biro Penyelidikan Georgia. “Selain itu ada sembilan lainnya yang dibawa ke beberapa rumah sakit akibat luka.”

“Selain itu ada sembilan lainnya yang dibawa ke beberapa rumah sakit akibat luka,” kata biro itu pada X, dikutip dari Antara, 5 September 2024.

Penembakan Massal Alabama

Menurut Business Insider, tragedi penembakan massal juga pernah terjadi di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat saat seorang atau lebih pelaku menembaki kerumunan di distrik hiburan Five Points South terjadi pada Sabtu malam, 21 September 2024, tepatnya sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Kejadian ini mengakibatkan empat korban tewas dan 18 orang lainnya luka-luka.

0 Komentar