TIM SAR mengevakuasi satu korban yang tertimbun material longsor limbah industri di area kerja PT QMB di dalam kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
“Korban sudah meninggal dunia dan berhasil dievakuasi sekitar Pukul 11:40 Wita,” kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu Muh Rizal melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Kamis.
Ia mengemukakan, setelah berhasil dievakuasi selanjutnya jenazah dibawa ke klinik PT IMIP untuk proses identifikasi dan hasil identifikasi identitas korban telah diketahui atas nama Irvan Tandi beralamat di Kecamatan Walendrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
“Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.
Baca Juga:Inisiatif Putra Presiden Prabowo Temui Megawati dan Jokowi Tedukan Dinamika Politik, Waketum PAN: Momen TepatJumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way Kanan
Ia menuturkan peristiwa longsor terjadi pada 22 Maret 2025 sekitar Pukul 12:10 Wita, tiga unit excavator bersama operator tertimbun, dari peristiwa itu ketiga korban dan satu korban pada pencarian sebelumnya sudah ditemukan.
Sedangkan dua korban lainnya teruslah dilakukan pencarian di bawah material longsor menggunakan alat berat.
“Satu korban lagi sudah ditemukan. Hingga 13 hari peristiwa itu satu korban lainnya atas nama Muahamad Akbar masih dinyatakan hilang,” ujarnya.
Kata dia, atas penemuan korban tersebut kini operasi SAR telah ditutup dan selanjutnya dilakukan pemantauan, yang mana jumlah tim SAR gabungan terlibat kutang lebih 26 orang terdiri dari personel Pos SAR Morowali, TNI/Polri, tim pemadam kebakaran PT IMIP, Diver Maroa Morowali, PA Forel Bahodopi dan manajemen/safety PT IMIP.
“Kami turut berduka atas peristiwa ini dan keluarga ditinggalkan selalu tegar,” ucapnya.