KORBAN longsor di jalur Pacet-Cangar, Mojokerto berhasil dievakuasi. Korban diketahui adalah pengemudi minibus yang ditemukan tewas.
Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya Yoni Fariza menjelaskan pencarian korban dilakukan manual. Korban pertama ditemukan dalam mobil minibus terempas longsor.
Menurutnya minibus itu dalam kondisi terbalik usai terempas dan tertimbun material longsor.
Baca Juga:Inisiatif Putra Presiden Prabowo Temui Megawati dan Jokowi Tedukan Dinamika Politik, Waketum PAN: Momen TepatJumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way Kanan
“Awalnya kami temukan pintu mobil, lalu kami evakuasi driver minibus. Yang berhasil kami evakuasi 1 orang dalam kondisi meninggal,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (3/4).
Sopir minibus itu berjenis kelamin laki-laki. Namun identitas korban hingga saat ini belum diketahui.
Jasad korban langsung dievakuasi ke RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto. Proses evakuasi melibatkan polisi, TNI, BPBD Mojokerto, Basarnas dan para relawan.
Yoni menuturkan pihaknya berkoordinasi dengan Polres Mojokerto untuk memetakan jumlah korban tanah longsor di jalur Pacet-Cangar.
Informasi yang ia terima terdapat 2 mobil yang tersapu tanah longsor. Yaitu pikap Daihatsu Gran Max warna putih nopol S 9137 NI dan satu minibus.
“Satu korban lainnya sudah terlihat, cuman posisinya kami masih kesulitan (evakuasi),” terangnya.
Tanah longsor di kawasan wisata Watu Lumpang, jalur Pacet-Cangar terjadi Kamis siang sekitar pukul 11.15 WIB.
Baca Juga:Tom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan KemenperinPasang Boks Tambahan Tampung Barang Bawaan Saat Mudik Lebaran, Tips Bagi Pengendara R2
Material longsor berupa lumpur, bebatuan, dan pepohonan menutup jalur sepanjang 50 meter hingga jalur alternatif Mojokerto ke Kota Batu itu tidak bisa dilalui kendaraan.
Tidak hanya itu, pikap warna putih dan minibus tersapu tanah longsor saat melintas di jalur Pacet-Cangar.
Kedua mobil itu terseret material longsor ke jurang dan tertimbun. Petugas belum bisa memastikan jumlah korban jiwa.