Januari-Maret: BYD Sukses Jual 1.000.804 Unit Kendaraan Penumpang

Ilustrasi pabrik perakitan BYD yang akan bertempat di Subang Smartpolitan, Jawa Barat. (Dok. Dealer BYD)
Ilustrasi pabrik perakitan BYD yang akan bertempat di Subang Smartpolitan, Jawa Barat. (Dok. Dealer BYD)
0 Komentar

BYD berhasil menjual 377.420 kendaraan listrik secara global pada bulan Maret, menjadikan penjualan kuartal pertama 2025 hampir satu juta unit, perusahaan juga mengekspor 206.084 kendaraan listrik yang memecahkan rekor, naik 111 persen dibandingkan kuartal pertama 2024.

Laman Carnewschina, Selasa (1/4) melaporkan, bahwa hingga saat ini, BYD telah menjual 1.000.804 unit kendaraan, di mana 986.098 di antaranya adalah mobil penumpang. Sementara pada Maret 2025, penjualan kumulatif kendaraan listrik BYD melampaui 11,6 juta.

Pada kuartal pertama 2025, produsen mobil yang berbasis di Shenzhen, China, ini menjual 416.388 BEV penumpang, naik 39 persen dari sebelumnya 300.114 unit pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan BEV menyumbang 42,2 persen, turun dari 48,1 persen pada kuartal-1 tahun lalu.

Baca Juga:Inisiatif Putra Presiden Prabowo Temui Megawati dan Jokowi Tedukan Dinamika Politik, Waketum PAN: Momen TepatJumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way Kanan

Sementara itu penjualan PHEV (plug-in hybrid) penumpang sebanyak 569.710 unit, naik 76 persen dari 324.284 unit pada kuartal-1 2024. Penjualan PHEV ini menyumbang 57,8 persen, naik dari sebelumnya 51,9 persen.

BYD menghentikan produksi kendaraan khusus ICE (mobil bahan bakar fosil) pada April 2022 dan hanya menjual kendaraan listrik baterai (BEV) dan PHEV.

Selain itu, BYD menjual 3 juta kendaraan pada tahun 2023, 4,3 juta pada tahun 2024 dan diperkirakan akan mengirimkan sekitar 5,5 juta unit pada tahun 2025 dan 6,5 juta pada tahun 2026.

Pada bulan Maret 2025, BYD menjual 377.420 kendaraan. Dari jumlah tersebut, 371.419 di antaranya merupakan mobil penumpang, naik 15 persen dari Februari dan 23,1 persen dari tahun lalu.

BYD memproduksi 395.091 kendaraan pada bulan Maret, naik 33 persen dari 296.253 unit di periode yang sama tahun lalu. Selisih antara produksi dan penjualan adalah 17.671 kendaraan.

Lebih lanjut, penjualan ekspor BYD pada bulan Maret adalah 72.723 unit, naik hampir 90 persen dari 38.434 kendaraan pada bulan yang sama tahun lalu, dan 8,5 persen dari bulan Februari. Ini juga merupakan angka tertinggi sepanjang masa untuk ekspor BYD.

0 Komentar