Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polres Cirebon Kota Terapkan Sistem Buka Tutup Jalur di Sejumlah Persimpangan

Arus balik Lebaran H+3 di jalur Pantura Cirebon di Jl Raya Brigjen Dharsono, Bypass, Kota Cirebon dari arah Ja
Arus balik Lebaran H+3 di jalur Pantura Cirebon di Jl Raya Brigjen Dharsono, Bypass, Kota Cirebon dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta terpantau padat lancar
0 Komentar

KEPOLISIAN Resor Cirebon Kota, Jawa Barat, menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur di sejumlah persimpangan pada ruas arteri untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran yang mulai meningkat sejak Rabu (2/4).

Kepala Polres Cirebon Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Iskandar di Cirebon, Kamis, mengatakan peningkatan arus kendaraan terjadi di jalur tol dan arteri, terutama di Jalan Bypass Kota Cirebon.

“Kalau kita analisa, sejak kemarin sudah terlihat peningkatan arus balik Lebaran dari Jawa Tengah menuju Jakarta, baik di jalan tol maupun jalur arteri,” katanya.

Baca Juga:Inisiatif Putra Presiden Prabowo Temui Megawati dan Jokowi Tedukan Dinamika Politik, Waketum PAN: Momen TepatJumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way Kanan

Untuk mengurangi kepadatan, kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik prioritas, seperti persimpangan Terminal Harjamukti, persimpangan Kanggraksan dan persimpangan Pemuda Kota Cirebon.

Eko menjelaskan persimpangan tersebut merupakan titik temu kendaraan arus balik dengan mobilitas warga lokal sehingga diperlukan langkah pengendalian lalin.

“Kami menerapkan sistem buka tutup secara situasional untuk mengurai kemacetan. Penutupan hanya bersifat sementara dan jalur akan dibuka kembali setelah kondisi lalin kembali normal,” ujarnya.

Ia menyebutkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan dapat memperlancar arus balik, memastikan keamanan serta kenyamanan bagi para pemudik maupun masyarakat setempat.

“Dengan langkah-langkah ini, kami berupaya agar arus balik Lebaran di Kota Cirebon dapat berjalan dengan lancar dan aman,” kata Eko.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Cirebon, sejak pukul 00.00 hingga 11.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas di Kota Cirebon mencapai 20.527 unit.

Dari jumlah tersebut, 18.146 unit merupakan kendaraan roda dua dan 2.381 unit kendaraan roda empat atau mobil pribadi.

Baca Juga:Tom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan KemenperinPasang Boks Tambahan Tampung Barang Bawaan Saat Mudik Lebaran, Tips Bagi Pengendara R2

Sehari sebelumnya, yakni pada Rabu (2/4), jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta dalam kurun waktu 24 jam tercatat sebanyak 50.688 unit.

Rinciannya, kendaraan roda dua sebanyak 40.696 unit, sementara kendaraan roda empat atau mobil pribadi mencapai 9.992 unit.

0 Komentar