Kuburan Massal Tenaga Medis Ditemukan di Gaza, Krisis Kemanusiaan Konflik Berkelanjutan

Mobil ambulans yang turut dikubur pasukan Israel. (Foto: Jonathan Whittall)
Mobil ambulans yang turut dikubur pasukan Israel. (Foto: Jonathan Whittall)
0 Komentar

Misi mereka adalah menyelamatkan korban setelah pasukan Israel melancarkan serangan ke daerah tersebut. Sebelumnya, militer Israel telah menyerukan evakuasi area itu dengan alasan pejuang Hamas beroperasi di sana.

Peringatan dari Pertahanan Sipil pada saat itu menyebutkan bahwa para pengungsi Palestina yang berlindung di daerah tersebut telah terkena serangan dan sebuah tim yang pergi untuk menyelamatkan mereka, “dikepung oleh pasukan Israel”.PBB dalam pernyataannya mengatakan, “Informasi yang tersedia menunjukkan bahwa tim pertama dibunuh oleh pasukan Israel pada 23 Maret.”

Tim darurat selanjutnya yang berusaha menyelamatkan tim pertama juga mengalami nasib serupa.

Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin

Mereka “diserang satu demi satu selama beberapa jam,” menurut laporan PBB. Semua tim keluar pada siang hari dan dengan kendaraan yang jelas menunjukkan identitas mereka sebagai petugas kemanusiaan.

Militer Israel memberikan penjelasan berbeda mengenai kejadian tersebut. Pada Ahad, mereka mengklaim bahwa pada 23 Maret, tentara menembaki kendaraan yang “bergerak dengan mencurigakan” ke arah mereka tanpa sinyal darurat.

Israel menyatakan bahwa berdasarkan “penilaian awal”, pasukan mereka menewaskan seorang anggota Hamas bernama Mohammed Amin Shobaki dan delapan militan lainnya.

Mereka juga mengingatkan bahwa di masa lalu telah menyerang ambulans dan kendaraan darurat lainnya dengan tuduhan bahwa militan Hamas menggunakannya sebagai alat transportasi.

Namun, klaim ini dipertanyakan karena tidak ada satu pun staf dari Bulan Sabit Merah dan Pertahanan Sipil yang tewas memiliki nama tersebut.

Selain itu, tidak ada mayat lain yang dilaporkan ditemukan di lokasi tersebut, sehingga menimbulkan keraguan terhadap dugaan militer Israel bahwa para tersangka militan termasuk di antara para pekerja penyelamat.

Penemuan Kuburan Massal

Selama berhari-hari setelah insiden, pasukan Israel tidak mengizinkan akses ke lokasi di mana tim darurat menghilang.

Baca Juga:Pasang Boks Tambahan Tampung Barang Bawaan Saat Mudik Lebaran, Tips Bagi Pengendara R2Mengenal Plengkung Gading yang Mulai Sistem Satu Arah, Mitos: Ilmu Hitam Seseorang Hilang Saat Melewatinya

PBB melaporkan bahwa pada Rabu, sebuah konvoi mereka mencoba untuk mencapai lokasi tersebut, namun bertemu dengan pasukan Israel yang menembaki mereka.

Konvoi tersebut melihat seorang wanita yang tertembak tergeletak di jalan. Video dasbor menunjukkan para staf berbicara tentang menyelamatkan wanita itu.Kemudian dua orang terlihat berjalan menyeberang jalan.

0 Komentar