KEMENTERIAN Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) bersama berbagai instansi terkait, telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Myanmar, dan tiba di Bandara Nay Pyi Taw, Myanmar, pada Selasa (1/4). Demikian dikutip dari laman resmi Kemenhan, Rabu (2/4).
Dikabarkan, kloter pertama bantuan kemanusiaan tersebut telah tiba di Myanmar, Senin (31/3) melalui pesawat Hercules A-1342.
Bantuan yang dibawa pada kloter pertama ini mencapai 12 ton, terdiri dari berbagai kebutuhan darurat. Bantuan dari Kemhan meliputi tenda, sarung, selimut dan mie instan.
Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin
Sementara itu bantuan dari Basarnas dan BNPB seperti truk, genset, biskuit, makanan siap saji, pakaian, dan selimut.
Sebanyak 37 personel tim aju, yang terdiri dari 11 personel tim gabungan kementerian/lembaga, 6 personel pengamanan dari TNI, serta 20 personel crew Hercules, turut disertakan untuk memastikan bantuan tersebut disalurkan dengan lancar.
Tidak berhenti di situ, Selasa (1/4), Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui dua pesawat militer langsung. Pesawat Hercules A-1331 (Short Body) dan Boeing A-7309 bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan membawa berbagai bantuan.
Hercules A-1331 membawa 21 orang, termasuk 1 unit truck Basarnas, perlengkapan SAR, tenda pengungsi dari Kemhan, serta tiga ekor anjing terlatih (K9) beserta tiga handler, dan seorang dokter hewan.
Bantuan lainnya datang dari Presiden RI, Kementerian Pertahanan, BNPB, dan Mabes TNI.
Sementara itu, pesawat Boeing A-7309 mengangkut 7 orang crew dan bantuan berupa selimut, matras, tenda pengungsi, serta 69 personel yang terdiri dari Tim INASAR sebanyak 53 orang, 5 orang Basarnas, 3 orang dari Kementerian Luar Negeri, dan 8 orang tim pengamanan.
Kedatangan tim aju Satgas Bantuan Kemanusiaan untuk rakyat Myanmar disambut langsung oleh Atase Pertahanan RI Myanmar, Kolonel Marinir Budi Cahyono, di Bandara Nay Pyi Taw, Myanmar.
Baca Juga:Pasang Boks Tambahan Tampung Barang Bawaan Saat Mudik Lebaran, Tips Bagi Pengendara R2Mengenal Plengkung Gading yang Mulai Sistem Satu Arah, Mitos: Ilmu Hitam Seseorang Hilang Saat Melewatinya
Bantuan ini menjadi bukti kuatnya hubungan Indonesia dengan Myanmar serta komitmen Indonesia dalam mendukung pemulihan di wilayah tersebut.
Selanjutnya tim aju yang dilengkapi dengan satu unit truck INASAR milik Basarnas yang membawa bantuan hidup dasar untuk rakyat Myanmar ini akan melaksanakan tugas assessment di titik-titik wilayah terdampak pasca gempa serta mendirikan Posko Satgas Bantuan Kemanusiaan yang nantinya akan menjadi pusat kendali operasi bantuan kemanusiaan.