Pembatalan kenaikan PPN ini pun berimbas dengan diberlakukannya penghematan di semua sektor. Anggaran Kementerian pun tak lepas dari sasaran Prabowo.
“Poin terakhir ini sangat meresahkan, mengingat salah satu kelemahan negara ini adalah infrastruktur yang tidak memadai,” kata artikel itu.
Pergeseran ini mengejutkan karena dua pendahulunya, Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono, sebagian besar menyerahkan pengelolaan ekonomi sehari-hari kepada teknokrat berbakat yang tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana menyampaikannya.
Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin
Di tengah gonjang-ganjing tersebut, ada kabar bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mengundurkan diri. Kabar itu menjadi kekhawatiran oleh investor.
Penurunan suku bunga oleh BI juga dianggap mengejutkan.
“Sungguh mengejutkan bahwa setelah kegagalan pajak, otoritas tersebut berbalik arah dan menurunkan suku bunga,” kata artikel itu.
Kinerja BI dipandang masih jauh dari harapan untuk bisa meyakinkan investor.
Padahal, di 2023, Indonesia mendapatkan kembali statusnya sebagai ekonomi berpendapatan menengah ke atas.