Komando tersebut, yang meliputi Laut China Selatan, mengoperasikan dua resimen pembom, kata Institut Internasional untuk Studi Strategis yang berpusat di London.
Padal latihan militer Desember lalu, Kementerian Pertahanan China mengatakan pada saat itu bahwa latihan dimaksudkan untuk “secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional Tiongkok, dan memelihara perdamaian di Laut China Selatan”.
Dalam beberapa tahun terakhir, kapal penjaga pantai China sering bentrok dengan nelayan Filipina di dekat muara atol. Kawasan ini terkadang dicoba diblokir militer China sejak merebut kendali de facto beting tersebut pada 2012.
Baca Juga:Jumlah Setoran Uang Judi Sabung Ayam Diduga Pemicu 3 Polisi Tewas Ditembak Oknum TNI di Way KananTom Lembong: 100 Persen Semua Izin Impor Diterbitkan Kemendag Ditembuskan Kemenperin
Bulan lalu, penjaga pantai Filipina menuduh angkatan laut China melakukan manuver penerbangan berbahaya di dekatnya. Pengadilan arbitrase internasional di Den Haag memutuskan pada 2016 bahwa klaim China tidak memiliki dasar hukum, tetapi Beijing menolak keputusan tersebut.